Slider[Style1]

Style2

Style5

Style4

Bahan Saat Teduh 5B | 15 Apr - 21 Apr 2013

Senin, 15 April 2013
DIMANA ANDA BERJALAN HARI INI
Amsal 15

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
1.      Ayat 9 menunjukkan ada 2 macam jalan yang dilalui orang.  Sebutkan dua jalan itu dan bagaimana respon Tuhan atas orang yang berada pada masing-masing jalan.
2.      Menurut ayat 10, bagaimana respon kita sebagai saudara atas orang yang berjalan pada masing-masing jalan?
3.      Menurut ayat 29, bagaimanakah hubungan Tuhan dengan orang pada masing-masing jalan itu?
Pengajaran:
            Dimana Anda berjalan menentukan apa yang Anda dapatkan kelak!
            Jika Anda berjalan di jalan yang menuju padang belantara, Anda akan tiba di belantara.  Jika Anda berjalan di jalan menuju padang rumput, Anda akan tiba di padang rumput hijau.  Amsal 15:9 menunjukkan ada dua macam jalan yang ditempuh manusia.  Jalan pertama adalah jalan kefasikan, yakni hidup menurut cara duniawi dan tidak mempedulikan keterlibatan Allah dalam kehidupan.  Jalan ini adalah kekejian bagi Tuhan dan akan berujung pada maut.  Tuhan akan menjauh dari dia, sehingga pertolongan yang datang dari pihak Tuhan akan menjauh dalam kehidupannya (29).  Itulah sebabnya kita diminta untuk menegur bahkan mendidik orang ini dengan keras, agar dia dapat diselamatkan dalam kehidupan di dunia dan akhirat.
Jalan kedua adalah jalan orang yang mengejar kebenaran, yakni yang memperjuangkan kebenaran walau banyak tantangan.  Orang ini akan mengalami kasih Tuhan dalam hidupnya.  Doanya akan didengar Tuhan.  Pembelaan dan anugerah pemeliharaan Tuhan akan dialami secara nyata.

B3 (Berbuat)
Cobalah instropeksi diri, apakah hidup Anda hari-hari belakangan ini mengalami kasih sayang Tuhan yang nyata?  Koreksilah jalan hidup Anda, apakah sudah meninggalkan jalan kebenaran ataukah masih lurus di hadapan Tuhan.

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini.

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga.

Selasa, 16 April 2013
JALAN SAYA VS JALAN TUHAN
Amsal 16

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.
B2 (Belajar)
1.      Ayat 25 menunjukkan orang yang salah perhitungan.  Apa yang diyakini orang itu atas jalan hidupnya?  Dan bagaimanakah kenyataannya?
2.      Ayat 2 menunjukkan pembenaran yang ada pada manusia untuk mempertahankan jalan hidup yang dipilihnya.  Mengapa penilaian diri sendiri dan penilaian Allah bisa berbeda, mengapa?
3.      Menurut ayat 3, apa yang akan kita dapatkan saat kita menyerahkan pilihan hidup kita pada Tuhan?
4.      Menurut ayat 4, apa yang dibuat Allah untuk orang fasik?
5.      Menurut ayat 9, apa yang dibuat Allah untuk orang benar?
Pengajaran:
            Jangan berjalan sendiri tanpa Tuhan menemani!
Perikop hari ini mengingatkan bahwa manusia tidak berkuasa untuk memilih jalan yang benar. Kita menyangka jalan hidup yang kita pilih sudah baik, namun kita tidak menyadari bahwa ujungnya maut (25).  Celakanya kita pandai membuat pembenaran atas jalan yang kita pilih tersebut (2).  Bahkan seorang yang memilih hidup dalam dosa pun bisa membenarkan jalan hidupnya.
Itulah sebabnya penting bagi kita untuk menyerahkan pilihan dan pertimbangan atas jalan hidup kita kepada Tuhan.  Biarkan Dia menguji hati kita (2b).  Mintalah penyertaan atas jalan yang kita tempu (3a).  Maka kita kita mengalami apapun yang kita rencanakan akan berhasil (3b).
Ingatlah bahwa Tuhan punya kedaulatan dalam hidup ini.  Tuhan akan bekerja untuk membuat orang fasik memilih jalan yang menuju malapetaka (4).  Sebaliknya Dia akan bekerja untuk membuat orang benar memilih jalan keberhasilan (9).  Jika sikap hati Anda benar, Tuhan akan mengarahkan tiap pilihan dan keputusan Anda kepada jalan anugerah.  Pasti!

B3 (Berbuat)
Cobalah instropeksi diri, apakah keputusan yang Anda buat hari-hari belakangan ini membawa pada kebaikan atau malapetaka.  Koreksilah sikap hati Anda, apakah benar di hadapan Tuhan atau sudah melupakan Dia dengan berlaku fasik.

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini.

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga.


Rabu, 17 April 2013
MENUAI YANG ANDA TABUR
Amsal 17

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
1.      Apa yang akan dituai orang yang menabur kejahatan? (11)
2.      Apa yang akan dituai orang yang hatinya serong? (20a)
3.      Apa yang akan dituai orang yang suka memutar lidah? (20b)
4.      Apa yang akan dituai orang yang menabur kebaikan? (13)
Pengajaran:
Hidup Anda hari ini adalah buah dari apa yang Anda tabur kemarin. Hidup Anda esok hari adalah buah dari apa yang Anda tabur hari ini.
Keadilan Allah dinyatakan dengan berbagai cara.  Salah satunya adalah melalui hukum tabur tuai.  Apapun yang kita kerjakan, adalah benih perbuatan yang buahnya akan dituai di hari kemudian. 
Firman Tuhan berkata jika kita menabur kejahatan, mengambil hak orang lain demi keuntungan diri – maka kita akan dipertemukan dengan orang yang kejam dan dengan tega hati mengambil apa yang menjadi hak kita.  Jika kita mencari kebahagiaan dengan cara curang dan mengorbankan orang lain, hidup kita akan penuh gelisah dan jauh dari kebahagiaan itu.  jika kita suka berdusta demi keuntungaan sendiri atau menghindar dari kesalahan, maka kita akan mengalami celaka.
Sebaliknya jika kita rajin menabur kebaikan, menanggung kelaliman dengan syukur bahkan menabur kebaikan kepadanya – maka kejahatan akan menjauh dari rumah kita, dan malapetaka akan dilalukan dari kita.
Ingatlah, Tuhan itu ada dan Dia akan menyatakan keadilan-Nya atas manusia.  Taburlah kebaikan, dan tuailah kebaikan Tuhan.

B3 (Berbuat)
Apakah hari-hari belakangan ini Anda dipertemukan dengan orang jahat, kejadian yang buruk, atau situasi yang rumit?  Jika ada tindakan yang salah di hari yang lalu.  Mintalah ampun kepada Tuhan dan jika memungkinkan adakanlah pemberesan. Kemudian buatlah komitmen untuk mulai menabur kebaikan, demi hari esok yang menuai harapan.
B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini.
B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga.

Kamis, 18 April 2013
TEMPAT PERLINDUNGAN SEJATI
Amsal 18

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
1.      Apakah  yang dianggap menjadi tempat perlindungan orang dunia?  (11)
2.      Apakah  tempat perlindungan orang benar yang memberi selamat?  (11)
Pengajaran:
Tempat perlindungan orang kaya adalah hartanya, namun mereka salah.  Tempat perlindungan sejati adalah nama Tuhan.
Uang memang luar biasa.  Uang dianggap dapat melindungi seseorang dari berbagai kesulitan dan melepaskan dari banyak persoalan.  Uang dapat membayar bodyguard untuk menjaga kehidupan, membeli fasilitas untuk melindungi dari kerepotan, menembus benteng hukum.  Namun uang pulalah sebenarnya yang membuat pemiliknya merasa tak tentram.  Uang membuat kita meninginkan fasilitas lebih, yang membawa kegalauan.  Orang yang punya Uang akan berurusan dengan orang yang lebih banyak lagi punya uang, sehingga menuntut dia mundur.
Firman Tuhan berkata tempat perlindungan sejati adalah nama Tuhan.  kesanalah orang benar berlari, dan ia menjadi selamat.  Jika Anda mengalami kesiulitan, berserulah kepada nama Tuhan.  Ingatlah, Tuhan dapat memberi uang – namun uang tak dapat memberi Tuhan.

B3 (Berbuat)
Apakah hari-hari belakangan ini Anda mengalami persoalan?  Apa yang Anda andalkan untuk mengatasinya: Tuhan atau uang?  Berserulah kepada Tuhan dan temukanlah tindakan penyelamatan dari Tuhan.
B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini.
B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga.


Jumat, 19 April 2013
SALAH TUHAN ATAU SALAH SENDIRI
Amsal 19

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
1.      Apa yang dilakukan orang yang sesat jalan dalam kebodohannya itu? (3)
2.      Mengapa orang itu sesat jalan? (2)
Pengajaran:
            Menyalahkan adalah ciri orang bodoh, bertobat adalah ciri orang berhikmat.
            Jika kita mengalami kegagalan dalam berumah tangga, dalam bekerja atau prestasi belajar, dalam menggapai harapan atau cita-cita – respon apakah yang kita ambil?  Pengamsal memberitahukan bahwa ada orang yang ketika gagal bukannya menginstropeksi diri, melainkan justru mempersalahkan Tuhan.  Sudah dari awal tidak melibatkan Tuhan, waktu menjalani hidup tidak mengandalkan Tuhan, sekarang saat gagal mengapa Tuhan dipersalahkan?  Orang ini harusnya menyadari kebodohan terbesarnya adalah tidak punya pengetahuan.  Ia work hard (kerja keras) tapi tidak work smart (kerja cerdas).  Ia kurang pertimbangan yang masak, dan terburu-buru mengambil keputusan.  Akhirnya ia berjalan di jalan yang salah, dan menuai kegagalan.  Kesalahannya ada pada dirinya sendiri, bukan pada Tuhan.  Tapi orang ini tidak menyadari kesalahannya, bahkan menyalahkan Tuhan, kecewa pada Tuhan, dan meninggalkan Tuhan.  maka hidupnya akan makin sesat dan makin hancur.
Tuhan memberi kita saudara seiman yang bijak dan murah hati berbagi hikmat.  Tuhan menaruh Roh-Nya di hati kita agar menuntun langkah hidup kita.  Janganlah bertindak tanpa ada komunitas yang menjaga kita. 

B3 (Berbuat)
Apakah Anda tengah mengalami kegagalan dalam hidup?  Cobalah instropeksi hal apa yang Anda telah salah dan harus perbaiki.  Gandenglah tangan Tuhan dan mintalah Dia meluruskan jalan hidup Anda. 

B4 (Bersaksi)
Ajaklah komunitas Anda untuk bersama membahas B3 hari ini.

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama komunitas Anda.






Sabtu, 20 April 2013
PELITA YANG TUHAN TARUH DI JALAN HIDUP ANDA
Amsal 20

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
1.      Apakah yang disebut sebagai pelita Tuhan pada diri Anda?  (27a)
2.      Apa fungsi pelita Tuhan ini? (27b)
Pengajaran:
Siapa yang berjalan di kegelapan dengan membawa pelita, tidak akan tersesat.
Manusia tak mengetahui masa depannya, itu sebabnya manusia memakai instuisi dan intelegensinya untuk mencoba meraba hari esoknya.  Namun firman Tuhan berkata bahwa Tuhan telah menaruh pelita-Nya di dalam diri orang percaya, yakni roh kita.  Manusia rohani yang berjalan dalam terang-Nya akan melangkah dengan kepastian di tengah ketidakpastian situasi hidupnya.  Ijinkan pelita Tuhan menyelidiki sisi-sisi tergelap lubuh hati kita, sehingga kita makin peka terhadap tuntunan Tuhan.
Anda ingin mengalami Tuhan (experiencing God) secara ajaib?  Mari berjalan dalam tuntutan Tuhan, jadilah manusia rohani.

B3 (Berbuat)
Apakah Anda masih merasakan tuntutan Tuhan yang nyata dalam kehidupan?  Atau Anda sering mengalami kegamangan dan ketidakpastian dalam melangkah?  Berdoalah dan biarkan pelita Tuhan menyelidik lubuk hati kita.  Mintalah kepekaan akan tuntutan Tuhan dalam hidup melalui roh Anda.

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk saling mendoakan berdasar B3 hari ini.

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari langkah B4 bersama keluarga.



Minggu, 21 April 2013
CARA TUHAN VS CARA DUNIA
Amsal 21

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
1.      Sebutkan cara-cara hidup yang ditunjukan dunia pada ayat berikut ini: 5b, 6, 7, 8
2.      Sebutkan cara-cara hidup yang ditunjukkan Tuhan pada ayat berikut ini: 5a, 23, 30, 31
Pengajaran:
Yang hidup secara duniawi akan meneima upah duniawi.  Yang hidup secara rohani akan menerima upah sorgawi.
Coba perhatikan cara hidup Anda.  Dan bandingkan dengan perenungan kita hari ini.
Apakah Anda hidup dengan cara:
-        Tergesa-gesa: bertindak tanpa berpikir matang, sering menyesali tindakan yang telah Anda ambil.  Hidup semacam ini menghasilkan kekurangan (5b).
-        Menipu demi mendapat keuntungan.  Hidup semacam ini membawa Anda dimusuhi orang dan akan berujung pada malapetaka (6)
-        menganiaya: mengambil hak dan damai sejahtera orang-orang di sekitar hidup Anda, tidak membela keadilan.  Hidup semacam ini membawa Anda dipertemukan dengan para penganiaya (7)
-        Suka menipu dan berbelit-belit.  Maka jalan hidup Anda pun akan berliku-liku (8a).
Apakah Anda hidup dengan cara:
-        Rajin dalam berencana dan berkarya.  Hidup semacam ini menghasilkan kelimpahan (5a)
-        Memelihara lidah: tidak berdusta dan tidak berkata yang sia-sia.  Hidup semacam ini menghasilkan banyak kemudahan hidup (23)
-        Selalu bertanya pada Tuhan dan mencari pimpinan firman.  Hidup semacam ini membawa keberhasilan dan kemenangan (30-31).
-        Jujur dan berintegritas.  Maka jalan hidup Anda pun akan lurus (8b)
B3 (Berbuat)
Di akhir minggu ini, instropeksilah sekali lagi cara hidup Anda, jalan hidup yang Anda pilih, dan ambillah respon yang benar di hadapan Tuhan.
B4 (Bersaksi)
Bagikan berkat pengajaran yang Anda terima dari kebenaran firman Tuhan kepada orang yang Anda temui.
B5 (Berkat)
Tuliskan berkat yang Anda terima saat TAAT melakukan Firman Tuhan.

Bahan Saat Teduh 5B | 08 Apr - 14 Apr 2013

Senin, 8 April 2013
BERHIKMAT PANGKAL BAHAGIA!
Amsal 8

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2(Belajar)
Apa hubungan hikmat dengan pengetahuan, kebenaran, dan keadilan? Apa saja berkat yang tersedia bagi orang yang mencintai hikmat?

Pengajaran:
Banyak orang mengalami penderitaan yang berat dalam kehidupannya sebagai buah dari pengambilan keputusannya di masa lalu yang keliru karenatergesa-gesa dan tidak pikir panjang.Di satu sisi, kita merasa iba terhadap orang seperti ini.Namun, di sisi lain, kita belajar bahwa persoalan hidupnya disebabkan oleh kebodohannya sendiri. Ketika seseorang tidak sungguh-sungguh mencari hikmat sebelum memutuskan sesuatu, ia akan menanggung akibat yang buruk di kemudian hari sebagai konsekuensinya.

Amsal 8 berbicara tentang pentingnya kita mencintai dan memiliki hikmat.Hikmat adalah suatu ketrampilan hati yang berasal dari Tuhan dalam mengambil keputusan di tengah situasi tertentu berdasarkan pengetahuan, kecerdasan, dan sikap yang menghormati Tuhan (ayat 7, 9-10, 12-14). Orang yang berhikmat akan diganjar kebahagiaan, kehormatan, bahkan kehidupan yang menyenangkan Tuhan dan sesama.

B3 (Berbuat)
Apakah Anda termasuk orang yang mencintai hikmat? Berdoalah supaya Anda diberikan kerendahan hati dan kecintaanakan hikmat.

B4 (Bersaksi)
Bagikan berkat pengajaran yang Anda terima dari kebenaran firman Tuhan kepada orang yang Anda temui.

B5 (Berkat)
Tuliskan berkat yang Anda terima saat TAAT melakukan firman Tuhan.



Selasa, 9 April 2013
ORANG BIJAKSANA MENYUKAI NASIHAT
Amsal 9

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2(Belajar)
Apa perbedaan seorang yang bijaksana dari seorang pencemooh dalam menghadapi kritik? Mengapa Salomo menggambarkan kebijaksanaan dan kebodohan seperti seorang wanita yang membujuk kita?

Pengajaran:
Pada masa perang salib, penguasa kota Yerusalem bernama Guy de Lusignan maju berperang melawan pasukan dari Sultan Saladin. Padahal, Guy sempat diperingatkan oleh beberapa penasihat terdekatnya untuk tidak nekat berperang di luar kota Yerusalem karena mereka akan sulit memperoleh air minum di tengah padang pasir yang kejam. Namun, Guy mengabaikan nasihat tersebut.Ia malah mengatakan bahwa perang ini merupakan kehendak Tuhan. Alhasil, Guy kalah telak oleh pasukan musuhnya.

Ayat 7-9  membandingkan antara si bijak dan si pencemooh. Orang yang bijak tidak takut dan marah bila diberikan masukan apapun, bahkan termasuk kecaman atau teguran yang keras.Ia mampu menerima dan mengelola kritik sebagai sarana untuk membangun dirinya. Orang yang bijak memiliki kelenturan dan kelembutan yang luar biasa terhadap kritik.Ia tidak mudah dihancurkan oleh kritik. Sebaliknya, seorang pencemooh begitu tidak suka terhadap kritik dan membenci siapapun yang menasihati dirinya.

B3 (Berbuat)
Apakah Anda adalah seorang yang bijak atau seorang pencemooh? Bagaimana sikapmu setiap kali menerima kritik dari orang lain? Belajarlah menilai diri sendiri dengan jujur!

B4 (Bersaksi)
Bagikan berkat pengajaran yang Anda terima dari kebenaran firman Tuhan kepada orang yang Anda temui.

B5 (Berkat)
Tuliskan berkat yang Anda terima saat TAAT melakukan firman Tuhan.


Rabu, 10 April 2013
KERJA KERAS KITA DAN BERKAT TUHAN
Amsal 10

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2(Belajar)
Apa saja perbedaan orang benar dan orang fasik menurut nats ini? Apa saja pengajaran Firman perihal harta (ayat 2-5, 22)?

Pengajaran:
Saya mengenal seseorang yang begitu rajin dalam pelayanan di gereja. Namun, di sisi lain, ia menelantarkan bisnis toko yang diwariskan orangtuanya. Keuangannya pun menjadi morat marit yang mengakibatkan penderitaan bagi keluarganya. Ketika saya menanyakan hal ini, ia menjawab dengan ringan tanpa rasa bersalah, “Saya tidak pernah mengkhawatirkan keluarga. Tuhan pasti memberkati keluarga kami.Yang penting saya melayani Dia dengan sungguh-sungguh!”

Sepintas lalu, jawabannya terdengar benar.Akan tetapi, di sini ada sebuah ketimpangan dalam berpikir.Amsal memberikan pandangan yang jauh lebih seimbang.Di satu sisi, Tuhanlah yang memberkati dan mencukupkan kebutuhan kita (ayat 3, 22).Kita tidak boleh sombong bila kita berhasil secara ekonomi.Di sisi lainnya, Tuhan pun mau kita bekerja keras dan bertanggung jawab untuk mencukupi kebutuhan kita sehari-hari (ayat 4-5).Ikutilah teladan Rasul Paulus yang begitu setia melayani Tuhan tetapi juga membuat dan menjual tenda untuk mencukupi kebutuhannya setiap hari.Jangan sampai pelayanan menjadi alasan untuk menutupi kemalasan kita dalam bekerja.

B3 (Berbuat)
Apakah Anda saat ini menjadi sombong atau malas dalam kehidupan ekonomimu?Bila sombong, ini artinya Anda melupakan bahwa semuanya adalah karunia dari Tuhan.Bila malas, ini artinya Anda mengabaikan tanggung jawabmu untuk bekerja.

B4 (Bersaksi)
Bagikan berkat pengajaran yang Anda terima dari kebenaran firman Tuhan kepada orang yang Anda temui.

B5 (Berkat)
Tuliskan berkat yang Anda terima saat TAAT melakukan firman Tuhan.


Kamis, 11 April 2013
KEMURAHAN HATI
Amsal 11

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2(Belajar)
Mengapa terkadang diam jauh lebih baik daripada mengeluarkan kata-kata (ayat 12-13)?Apa ciri-ciri dan berkat bagi orang yang murah hatinya (ayat 23-30)?

Pengajaran:
Tahukah Anda bahwa di Yerusalem terdapat satu-satunya makam salah seorang anggota partai Nazi yang sangat dihormati oleh orang Yahudi sampai saat ini?Namanya adalah Oskar Schindler. Mengapa ia dianggap sebagai pahlawan oleh orang Yahudi? Karena semasa hidupnya, iatelahmeluputkan1200 orang Yahudi dari pembantaian kejam tentara Nazi di bawah Adolf Hitler di Jerman. Saat itu, Schindler memanfaatkan kedudukannya sebagai anggota partai dan kekayaannya untuk memekerjakan orang Yahudi di pabriknya supaya tidak dibunuh tentara Nazi.

Inilah ciri-ciri orang yang murah hati. Orang yang murah hati bukan sekedar sanggup memberikan pengorbanan yang besar untuk orang lain. Namun, tindakannya itu didorong dari hati yang tulus untuk membahagiakan orang lain (ayat 23, 27).Orang yang murah hati tidak menganggap kedudukan dan kekayaannya sebagai sesuatu yang harus dipertahankan untuk diri sendiri. Sebaliknya, ia melihat semuanya itu sebagai sarana untuk menolong orang lain tanpa pamrih. Bagi orang yang murah hati, hobinya adalah membantu orang lain.

B3 (Berbuat)
Apakah Anda menilai diri sendiri sebagai orang yang murah hati? Kemurahan hati bukan sekedar kemampuan Anda melainkan keinginan Anda untuk membahagiakan orang lain. Adakah Anda memiliki keinginan seperti itu?

B4 (Bersaksi)
Bagikan berkat pengajaran yang Anda terima dari kebenaran firman Tuhan kepada orang yang Anda temui.

B5 (Berkat)
Tuliskan berkat yang Anda terima saat TAAT melakukan firman Tuhan.


Jumat, 12 April 2013
DISIPLIN MULUT
Amsal 12

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2(Belajar)
Apa saja ciri-ciri orang benar menurut nats ini? Apa saja hikmat bagi kita dalam penggunaan mulut (ayat 14-23)?

Pengajaran:
Awal tahun 2013, kita dikejutkan oleh pernyataan tidak pantas dari seorang calon hakim agung. Saat ditanya oleh salah seorang anggota DPR dalam acara pengujian (fit and proper test) mengenai pantasnya hukuman mati bagi seorang pemerkosa, ia menjawab bahwa tidak perlu karena baik pemerkosa maupun yang diperkosa sama-sama menikmatinya. Tidak ayal lagi, pernyataannya ini mengundang kemarahan dan kecaman dari banyak pihak.Ia pun dicoret dari daftar calon hakim agung.

Perkataan yang keluar dari mulut kita seringkali bukanlah sesuatu yang netral.Bila tidak hati-hati, perkataan kita dapat menjadi senjata yang menghancurkan orang lain (ayat 18) bahkan dirinya sendiri (ayat 13).Sebagai anak Tuhan, kita harus menggunakan mulut kita untuk menyampaikan perkataan yang membangun seperti nasihat dan kebenaran (ayat 17, 20).Lebih lanjut, perkataan kita haruslah didasari motivasi untuk menolong orang lain (ayat 18).Satu hal lainnya yang tidak boleh dilupakan, kita juga harus tahu kapan kita harus tidak bicara. Misalkan, saat kita sakit hati maka sebaiknya kita jangan tergesa-gesa mengungkapkannya lewat perkataan karena kita akan mudah menyerang orang lain (ayat 16).

B3 (Berbuat)
Silakan Anda memeriksa kebiasaan dan kecenderungan Anda dalam berkata-kata selama ini berdasarkan hikmat bijaksana dari nats ini!

B4 (Bersaksi)
Bagikan berkat pengajaran yang Anda terima dari kebenaran firman Tuhan kepada orang yang Anda temui.

B5 (Berkat)
Tuliskan berkat yang Anda terima saat TAAT melakukan firman Tuhan.


Sabtu, 13 April 2013
JAGALAH PERGAULANMU!
Amsal 13

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2(Belajar)
Apa saja berkat praktis bagi Anda dari nats ini? Mengapa memilih siapa yang akan menjadi teman kita itu penting bagi diri kita sendiri (ayat 20)?

Pengajaran:
Ada sebuah pepatah berbunyi, “Beri tahu aku siapa saja temanmu maka aku akan memberi tahu kamu siapa dirimu sesungguhnya!” Pepatah ini mengingatkan kita bahwa teman kita akan membentuk diri kita; entah menjadi lebih baik atau lebih buruk. Sayangnya, seringkali kita memilih teman bukan karena tujuan untuk pengembangan diri melainkan semata-mata kesamaan profil, keuntungan ekonomis, dan kesenangan lahiriah.

Ayat 20 menegaskan kepada kita bahwa bila kita bersahabat dengan orang bijak maka kita pun berubah menjadi lebih bijak. Sebaliknya, bersahabat dengan orang yang salah akan merusak diri kita. Ini peringatan yang serius. Ingatlah bahwa kita tidak bisa memilih dalam keluarga apa kita dilahirkan. Namun, memilih teman sepenuhnya ada di tangan kita. Kita perlu selektif untuk membangun pertemanan karena kelak kita sendiri yang akanmenuai konsekuensinya.

B3 (Berbuat)
Marilah Anda evaluasi teman-teman Anda selama ini.Apakah Anda sudah memiliki teman-teman yang dapat menolong Anda bertumbuh ke arah yang lebih baik?

B4 (Bersaksi)
Bagikan berkat pengajaran yang Anda terima dari kebenaran firman Tuhan kepada orang yang Anda temui.

B5 (Berkat)
Tuliskan berkat yang Anda terima saat TAAT melakukan firman Tuhan.


Minggu, 14 April 2013
MENGHINA SESAMA, MEDUKAKAN TUHAN
Amsal 14

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2(Belajar)
Hal-hal apa saja yang harus kita praktekan dan hindari menurut nats ini? Mengapa menghina sesama merupakan dosa (ayat 21)?

Pengajaran:
Dalam sinetron “Tukang Bubur Naik Haji” yang ditayangkan oleh RCTI terdapat satu tokoh antagonis bernama Haji Muhidin.Ia digambarkan sebagai seorang yang suka sembahyang. Ia bahkan seringkali membanggakan dirinya sebagai haji 2 kali. Namun, dalam hubungan dengan sesama, ia dikenal sebagai seorang yang kasar dan sembarangan dalam perkataannya. Ia suka menggosipi, menuduh, dan menghina tetangganya.

Ketika kita menghina sesama, kita mungkin berpikir bahwa ini tidak ada sangkut pautnya dengan Tuhan. “Saya kan menghina orang lain, bukan menghina Tuhan langsung!” Demikian kita berdalih. Namun, ayat 21 dengan jelas mengatakan bahwa ketika kita menghina orang lain maka kita berdosa kepada Tuhan! Mengapa?Karena setiap manusia diciptakan menurut rupa Allah (God’s image bearer).Saat kita menghina sesama manusia, kita sedang menghina dan merendahkan Allah itu sendiri yang telah menciptakan mereka.Penghinaan juga melanggar hukum kasih kepada sesama (Markus 12:31).

B3 (Berbuat)
Apakah Anda suka menghina dan merendahkan orang lain? Berhentilah berbuat dosa!

B4 (Bersaksi)
Bagikan berkat pengajaran yang Anda terima dari kebenaran firman Tuhan kepada orang yang Anda temui.

B5 (Berkat)
Tuliskan berkat yang Anda terima saat TAAT melakukan firman Tuhan.

Top