Slider[Style1]

Style2

Style5

Style4

Bahan Saat Teduh 5B | 10 Jun - 16 Jun 2013

Senin, 10 Juni 2013
HELP ME….
Galatia 6:2

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
1.      Apa yang diperintahkan Tuhan kepada umat-Nya?
2.      Menurut Tuhan, siapakah yang dirancang menjadi penolong paling cocok untuk kita? (Kejadian 2:18)

Pengajaran:
Hidup ini keras, dunia kadang demikian kejam.Tantangan datang tanpa henti, dan kesulitan kadang tak kunjung usai.Tak heran setiap kita merasa kelelahan secara emosi, kekeringan secara rohani, dan tak berdaya lagi.Anda butuh orang yang mau mengerti kesulitan Anda, memahami pergumulan Anda, dan memberi Anda kelegaan.
Paulus menjelaskan bahwa Undang-Undang Kerajaan Allah adalah cara hidup saling bertolong-tolongan.  Inilah hukum Kristus untuk Anda dan saya.  Dan Tuhan merancang penolong yang paling baik adalah keluarga Anda: pasangan Anda, orangtua/anak Anda.  Mereka haruslah menjadi tempat pelarian saat dunia mencerca kita, tempat curhat saat dunia menyesakkan kita, tempat paling aman untuk menceritakan rahasia kehidupan kita.Sayangnya, banyak keluarga hari ini justru menjadi “momok” yang justru lebih berani mencerca dan menganiaya kita.  Sayang sekali…. 
Keluraga kita harus berubah…  kembali ke rancangan Allah sejak kekekalan… harus dipulihkan.  Sudah banyak orang yang menuntut Anda melakukan sesuatu, mengevaluasi dan menghakimi Anda dalam melakukan sesuatu, dan menghukum Anda atas sesuatu yang sudah Anda lakukan.Keluarga Anda haruslah menjadi orang yang meringankan beban Anda, yang memaklumi kesalahan dan kegagalan Anda, dan yang tetap setia menjadi penolong bagi Anda di sepanjang jalan kehidupan Anda.

B3 (Berbuat)
Cobalah untuk lebih mengerti situasi anggota keluarga Anda: pergumulannya saat ini, kekuatirannya, keinginannya, masa lalunya, temperamennya, kelemahannya. 
Carilah tahu seberapa banyakmereka telah menerima kesulitan dari lingkungan mereka, karena kelemahan yang mereka miliki ini.Cobalah mengerti perasaan mereka.
Temukanlah hal-hal dimana Anda bisa memberi kelegaan atas kehidupan mereka yang berat tersebut.

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga







Selasa, 11 Juni 2013
F-RESHNESS (memberi kesegaran)
Ratapan 1:16

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
1.      Apa yang menyebabkan Yeremia menangis dan mencucurkan air mata? (16a)
2.      Apa yang menyebabkan umat (anak-anakku) kebingungan? (16b)

Pengajaran:
Ratapan 1 mengisahkan keluhan nabi Yeremia melihat penindasan yang dialami umat Israel.Karena besarnya tekanan yang dialami umat Israel, mereka mengalami kebingungan, keputusasaan, dan kehilangan harapan.Dalam situasi semacam itu, Yeremia membutuhkan kehadiran orang yang bisa memberikan penghiburan dan dapat menyegarkan jiwanya yang dilanda kesesakan.
Anda pasti tahu dan menyadari bahwa setiap anggota keluarga Anda punya kesulitannya sendiri.Entahkah masalah pekerjaan/tugas yang menumpuk, tekanan teman-temannya, atau godaan atas iman dan karakternya.Anda pun pasti melihat kadang mereka masih kuat dan tetap tegar menanggungnya, namun tak jarang mereka sudah kewalahan bahkan kebingungan untuk bertahan menghadapinya.Itulah masa dimana mereka membutuhkan kehadiran seorang penghibur yang menyegarkan jiwa mereka.Sukacita itu menyegarkan tulang dan memberi kekuatan jiwa, sebaliknya kesedihan itu mengeringkan tulang dan mematahkan semangat (Amsal 15:13, 17:22).Betapa banyaknya orang yang tertekan akhirnya lari ke dunia gemerlap (alkohol, pesta-pora) atau dunia hiburan lainnya demi mendapatkan secuil kegembiraan.
Kita membutuhkan orang-orang seperti  onesiforus (2 Tim 1:16),  Stefanus, Fortunatus dan Akhaikus (I Kor 16:18) yang bisa memberi kesegaran pada sesama.  Naomi lebih beruntung karena orang yang memberi kesegaran jiwanya adalah anak mantunya sendiri (Rut 4:16).  Ya, bukankah sebaiknya  Anda yang memberikan FRESHNESS (kesegaran jiwa) pada keluarga Anda yang tengah berjuang.  Ini adalah pilihan, untuk mengeluh dan mengkritik atau menampung kesumpekan hatinya dan mengajaknya tenggelam dalam canda dan tawa … bersama Anda.

B3 (Berbuat)
Kapan Anda terakhir bercanda dan bergurau bersama anggota keluarga Anda?Lakukanlah hari ini juga.Mainkan permainan kecil, berbicaralah hal-hal yang menyenangkan, nikmatilah waktu malam ini dengan saling memberi kesegaran.

B4 (Bersaksi)
Ceritakan dengan antusias pengalaman Anda hari ini kepada PKS Anda, dan ceritakan nanti saat ada temu komsel.

B5 (Berkat)
Tuliskan perubahan sikap anggota keluarga Anda atas tindakan yang Anda lakukan hari ini.




Rabu, 12 Juni 2013
A-ssociate  (menjadi rekan sejawat)
Kejadian 2:18

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Apa yang diciptakan Tuhan untuk Anda? (18b)

Pengajaran:
Tuhan menciptakan PENOLONG untuk Anda, yakni orang-orang yang ada dalam keluarga Anda.Mereka bukan pencela, pengkritik, pengaiaya, penista – melainkan penolong.  Pun Anda bukanlah pencela, pengkritik, pengaiaya, penista – melainkan penolong bagi anggota keluarga Anda. 
Tahukah bahwa tiap orang membutuhkan penolong, yakni rekan sejawat.Seorang sahabat yang mengerti kesulitan yang dihadapi, yang memberi rasa aman untuk berbagi cerita, dan memberi kepercayaan dan dukungan dalam kegagalan dan kelemahan mereka.Seorang prajurit yang tertembak dalam perang tidak membutuhkan kritik karena gagal berlindung – namun membutuhkan permakluman dan topangan dari rekannya.
Untuk menjadi rekan sejawat yang menolong, pastikan Anda mengedepankan PENERIMAAN (understanding) daripada penghakiman, PERDAMAIAN  daripada permusuhan.  Kalau dunia memusuhi pasangan atau anak-anak Anda, pastikan Anda berdiri berpihak dengan mereka.Kalau dunia menggerus emosi mereka, pastikan Andalah pembawa damai bagi hati mereka.Jangan terlalu banyak keinginan untuk MENGUBAH pasangan Anda, namun sesuaikanlah diri Anda untuk menjadi partner terbaiknya.
Ingatlah, di dunia kerja Anda bisa beradaptasi begitu rupa dengan rekan kerja Anda yang sulit sekalipun.Masakan Anda tidak rela mengadaptasi diri untuk orang yang Anda cintai?

B3 (Berbuat)
Coba ingat kembali, apa yang menjadi respon Anda saat pasangan/anak-anak Anda menunjukkan kesalahan, kegagalan, dan kelemahan diri mereka?  Kritik, nasehat yang menjatuhkan, serangan kata-kata – atau permakluman, penerimaan, dan perdamaian.Pilihan ada di tangan Anda, dan pilihan Anda menentukan hubungan jangka panjang Anda bersama keluarga Anda.
Hari ini, usahakan untuk menjadi rekan sejawat yang terbaik bagi pasangan Anda.Tempat curhat ternyaman, pribadi yang hangat dan membawa suasana damai dan sejuk bagi dia.

B4 (Bersaksi)
Ceritakan dengan antusias pengalaman Anda hari ini kepada PKS Anda, dan ceritakan nanti saat ada temu komsel.

B5 (Berkat)
Tuliskan perubahan sikap anggota keluarga Anda atas tindakan yang Anda lakukan hari ini.




Kamis, 13 Juni 2013
M-EANING  (rasa berarti/berharga)
Kidung Agung 7:10

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
1.      Darimana Anda bisa menyimpulkan bahwa wanita itu merasa demikian berarti bagi kekasihnya?

Pengajaran:
Tiap orang butuh dihargai: dihargai pendapatnya, dihargai pengorbanannya, dihargai prestasi/keberhasilannya, dihargai penampilannya, dihargai kehadirannya.  Orang yang tidak merasa dihargai lagi akan kehilangan semangat untuk mendampingi dan berkarya.  Untuk apa berlelah kalau tak dihargai.  Untuk apa mendampingi kalau tak diapresiasi. 
Gadis Sulam punya pernyataan yang istimewa.Ia tahu dan sangat menyadari bahwa kehadirannya sangat berarti bagi Salomo.  Ia dirindukan Salomo, ia adalah milik kesayangan Salomo.  Kita tidak tahu kualitas apa saja yang dimiliki sang gadis Sulam ini, namun kitab Kidung Agung menjelaskan ia bukanlah wanita sempurna.  Kulitnya hitam, sehingga dicemooh teman-temannya.Ia bekerja di padang, jelas dari keluarga yang tidak ideal.  Masakan seorang wanita diminta menggembalakan.Adiknya mungkin lebih menarik dari dirinya.  Namun ia demikian berbahagia karena ada seorang pria yang menanggap dirinya sangat berarti – lebih dari orang lainnya.
Keluarga Anda pun ingin dianggap paling berarti bagi kehidupan Anda.Dalam segala kelemahannya, dapatkah Anda menghargai keberadaannya?Kembangkanlah sikap bersyukur atas dirinya, dan memberikan apresiasi (pujian dan penghargaan) atas tindakan dan pengorbanannya.Semua itu membuat pribadinya bertumbuh, dan relasi di tengah keluarga makin erat.

B3 (Berbuat)
Apakah pasangan Anda merasa dirinya istimewa di mata Anda?Apakah anak-anak/orangtua Anda merasa Anda sangat senang dengan kehadiran mereka?Bagi mereka, siapakah orang yang menganggap mereka sebagai hero, demikian dibutuhkan kehadirannya, demikian dirindukan keberadaannya.  Orang itu seharusnya adalah Anda!
Hari ini, berikan penghargaan, pujian, dan ucapan terima kasih karena dia mau mendampingi Anda, setia kepada Anda, menolong dan berkorban bagi Anda.Tunjukkan rasa syukur Anda atas dia dengan kata-kata, tindakan, maupun kedekatan.

B4 (Bersaksi)
Ceritakan dengan antusias pengalaman Anda hari ini kepada PKS Anda, dan ceritakan nanti saat ada temu komsel.

B5 (Berkat)
Tuliskan perubahan sikap anggota keluarga Anda atas tindakan yang Anda lakukan hari ini.


Jumat, 14 Juni 2013
I-NTIMACY  (kedekatan, kemesraan)
Kejadian 2:18

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Kondisi apa yang dikatakan Tuhan sebagai “tidak baik” itu?
            Catatan
terjemahan yang lebih tepat untuk ayat ini bukannya “seorang diri” yang diartikan tidak menikah, melainkan “hidup menyendiri” yakni tidak memiliki relasi/hubungan dengan sesama.

Pengajaran:
Allah menciptakan lembaga pernikahan untuk satu alasan sederhana:  tidak baik kalau manusia itu hidup menyendiri.  Makanya Allah menciptakan seorang yang sepadan (sesama, sama esensinya) dengan dia.  Keluarga diharapkan menjadi jawaban untuk kebutuhan hakiki manusia akan suatu hubungan.  Dan hubungan yang dicipta Allah untuk keluarga adalah hubungan yang sangat istimewa, yakni hubungan yang penuh keterbukaan (Kej 2:25)
Ironisnya, banyak pasangan hari ini saling mengasingkan pasangannya.Gara-gara kecewa sedikit, gara-gara jengkel sedikit – maka istri mendiamkan suaminya berhari-hari, dan suami pasang muka masam berlama-lama.Gara-gara tak dituruti keinginannya, banyak anak yang tak mau disapa orangtuanya.Tindakan seolah “tidak membutuhkan” ini menciderai kodrat sosial kita.Anda menjadi tidak normal, dan keluarga Anda pun menjadi tidak normal.Lebih parah lagi jika kemudian datang “orang ketiga” yang menawarkan kehangatan dan kedekatan.Hancurlah komitmen pernikahan.
Allah menginginkan suami menjadi jawaban bagi keintiman yang dibutuhkan istrinya, dan istri menjadi jawaban keintiman yang dibutuhkan suaminya.  Allah menginginkan orangtua menjadi jawaban bagi kebutuhan anak-anak akan kehangatan, dan anak-anak menjadi jawaban bagi kebutuhan orangtua akan kehangatan.Sangatlah penting untuk menciptakan suasana atau kebiasaan hubungan erat di antara suami istri, sebelum mereka menghadapi masalah di kemudian hari.

B3 (Berbuat)
Untuk Anda yang sudah menikah, apakah Anda sudah memberi kehangatan dan keintiman yang dibutuhkan pasangan Anda?
Untuk Anda yang belum menikah, apakah Anda membawa suasana hangat saat berada bersama orangtua Anda?
Tinggalkan keraguan, keengganan, dan gengsi Anda.Hari ini berikanlah kehangatan yang paling hangat kepada anggota keluarga Anda.

B4 (Bersaksi)
Ceritakan dengan antusias pengalaman Anda hari ini kepada PKS Anda, dan ceritakan nanti saat ada temu komsel.

B5 (Berkat)
Tuliskan perubahan sikap anggota keluarga Anda atas tindakan yang Anda lakukan hari ini.


Sabtu, 15 Juni 2013
L-OYALTY  (kesetiaan)
Maleakhi 2:15

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
1.      Menurut ayat ini, hal apakah yang dilarang Tuhan?  (15c)
2.      Apakah yang harus dilakukan agar menjaga ikatan kesatuan suami istri? (15b)

Pengajaran:
Dunia dipenuhi dengan orang-orang yang tidak setia.Situasi berubah, dan orang pun berubah.Atasan atau karyawan Anda berubah hati terhadap Anda.  Teman-teman datang dengan bermuka manis dan pergi dengan sebuah pengkhianatan.  Di zaman yang semacam ini, kita mendambakan pribadi yang tidak pernah berubah hatinya terhadap kita.Pribadi itu adalah Allah yang setia, dan dalam rancangan Allah adalah keluarga Anda.
Scott Haltzman, seorang psikiatris dan penulis buku The Secrets of Happy Families, mengatakan dengan penuh keyakinan: “Kita semua menikah dengan orang yang salah.”  Ya, tidak ada orang yang sempurna (the right person) untuk Anda.  Jika pun ada orang yang memenuhi semua kriteria Anda, percayalah suatu saat Anda pun tetap akan menyalahkan orang itu.  Maka cara untuk mempertahankan pernikahan Anda bukan dengan cari “orang yang benar” karena orang itu tak pernah akan anda temukan.  Cara satu-satunya untuk mempertahankan bahkan menciptakan pernikahan yang indah adalah: setialah pada orang yang “tampak” salah itu, dan bangunlah hubungan-hubungan yang benar bersama orang itu. semakin mengenal pasangan Anda, semakin membiarkan diri dikenal pasangan Anda – Anda akan semakin memiliki hubungan yang berkualitas dan indah.  Jangan permainkan perasaan pasangan Anda, jangan coba-coba bakar api cemburunya, jangan pula bermain-main dengan asmara murahan (teman tapi mesra, tebar pesona, dst). 
Jadilah setia untuk keluarga Anda, tunjukkan kesetiaan pada keluarga Anda, jagalah hati Anda agar jangan pernah berubah setia pada mereka.

B3 (Berbuat)
Untuk Anda yang sudah menikah, apakah Anda suka membangkitkan cemburu pasangan Anda?Apakah Anda suka mengutuki pernikahan Anda, menyalahkan diri atas pilihan Anda, atau menyalahkan pasangan Anda yang tidak seperti harapan Anda?Berhentilah sekarang juga, dan belajarlah untuk berlaku setia dan menghormati janji pernikahan Anda.
Untuk Anda yang belum menikah, apakah Anda suka membanding-bandingkan orangtua dan kondisi rumah Anda dengan kondisi keluarga teman-teman Anda?Anda kemudian menyalahkan nasib, mengungkapkan kekecewaan atas kondisi orangtua Anda, dan mulai tidak setia atas ikatan darah yang Anda miliki dengan memilih setia dengan teman bergaul Anda?Berhentilah sekarang juga, dan belajarlah untuk berlaku setia dan menghormati seisi rumah Anda.
Tunjukkan kesetiaan Anda atas seisi rumah dengan pernyataan langsung, baik melalui kata-kata lisan atau dengan tulisan tangan.

B4 (Bersaksi)
Ceritakan dengan antusias pengalaman Anda hari ini kepada PKS Anda, dan ceritakan nanti saat ada temu komsel.

B5 (Berkat)
Tuliskan perubahan sikap anggota keluarga Anda atas tindakan yang Anda lakukan hari ini.


Minggu, 16 Juni 2013
Y-EARNING  (sangat menginginkan, merindukan)
Matius 19:6

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Setelah menikah,ada berapa pribadi-kahyang ada dalam pernikahan itu?

Pengajaran:
Dirindukan adalah hal yang menyenangkan.Martin Luther pernah berkata, “Seorang istri
seharusnya membuat suaminya senang tatkala pulang ke rumah dan seorang suami
seharusnya membuat istrinya merasa sedih ketika melihatnya pergi.”   Artinya: jadilah istri yang selalu dirindukan sang suami, sehingga tatkala sang suami pergi hatinya tetap tertinggal di rumahnya.  Dan jadilah seorang suami yang begitu disayang istrinya, sehingga seolah istrinya tak rela untuk berpisah dengannya.
Namun hari ini banyak pernikah berjalan dengan sebaliknya.Banyak suami yang bepergian tak ingin segera pulang rumah, dan banyak istri merasa senang saat suaminya pergi meninggalkan rumah.  Hayoooo…  apakah Anda tengah tersenyum membenarkannya?? 
Tuhan Yesus menunjukkan esensi sebuah pernikahan (pun keluarga) sebagai sebuah kesatuan organis.Kalau dua kertas sudah disatukan dengan lem, maka tidak lah mungkin memisahkannya lagi tanpa merusak kertas-kertas tersebut.Kalau suami dan istri berjauhan, seharusnyalah merasa tidak nyaman dan saling merindukan untuk bersatu lagi.Saat bersatu, barulah rasa nyaman, lega, senang, bahagia.
Seminggu ini kita telah merenungkan sebuah akronim untuk pernikahan:  keluarga haruslah menjadi FAMILY yang sejati, yakni memberikan F-reshness, A-ssociate, M-eaning, I-ntimacy, L-oyaltu, dan Y-arning.Mari lakukan, dan nikmatilah janji Tuhan dalam dan bersama keluarga Anda.

B3 (Berbuat)
Apakah Anda dirindukan oleh keluarga Anda saat berjauhan dengan keluarga Anda?Apakah Anda merindukan orangtua/anak Anda?Apakah Anda merindukan suami/istri Anda?  Ingat, kerinduan Anda atas pasangan harus lebih besar dari kerinduan Anda akan anak-anak Anda! 
Hari ini, tunjukkan Anda rindu terus bersama pasangan Anda.

B4 (Bersaksi)
Bahaslah sekali lagi akronim FAMILY bersama keluarga Anda, dan buatlah komitmen baru untuk menjadi keluarga yang saling menyegarkan dan membawa kelegaan.

B5 (Berkat)
Tuliskan perubahan yang keluarga Anda alami sepanjang minggu ini.

Bahan Saat Teduh 5B | 03 Jun - 09 Jun 2013

Senin, 3 Juni 2013
ALLAH MENGHARGAI ANDA
Roma 5:6-11

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Sebutkan posisi orang percaya saat menerima pendamaian dari Allah? Apakah mereka adalah orang “yang baik”? Bagaimana pendamain itu terlaksana?

Pengajaran:
Pelajaran yang terbaik untuk memulai hidup yang saling menghargai dalam keluarga dimulai dari pengenalan akan: Siapa yang menghargai orang percaya? Bagaimana manusia begitu dihargai? Teks ayat ini menyatakan bahwa  yang menghargai orang percaya dimulai dan datang dari Allah.  Bukan dari orang, uang, kedudukan, ataupun masa lalu seseorang. Semuanya itu ada batasnya dan fana. Namun, Allah lebih berharga dari apapun, tidak fana, dan kekal. Siapa yang memberi keberhargaan itu akan menentukan kwalitas keberhargaan orang percaya. Maksudnya, jika Allah yang memberi keberhargaan dalam orang percaya bukan yang lain sebenarnya keberhargaan orang percaya adalah keberhargaan yang permanen dan sangat mulia. Jika orang percaya dirinya berharga karena Allah maka tidak mungkin orang percaya dapat menjadi sombong, angkuh, dan tinggi hati sebab Allah adalah Allah yang mau peduli dengan manusia yang berdosa, orang durhaka, orang yang tidak benar, orang lemah, seteru, dan bahkan berinkarnasi menjadi manusia serta mati di Kayu Salib untuk orang percaya pada saat mereka “tidak baik” di hadapan Allah. Kematian Kristus di atas Kayu Salib adalah bukti keberhargaan yang tak dapat ditolak oleh siapapun. Kegagalan untuk memahami dan mengalami keberhargaan yang Allah berikan membuat orang percaya menjadi rentan kesombongan dan keminderan. Sebaliknya, mengalami keberhargaan dari Allah memberi Anda kekuatan untuk menjadi pribadi yang rendah hati.

B3 (Berbuat)
Allah sudah menghargai Anda mengapa Anda masih sombong atau minder? Kesombongan dan keminderan adalah karakter buruk yang akan membuat kita tidak saling menghargai dan saling merendahkan. Dalam hal apa Anda sombong dan minder? Akui dan tinggalkan!

B4 (Bersaksi)
Bagikan berkat pengajaran yang Anda terima dari kebenaran firman Tuhan kepada orang yang Anda temui.

B5 (Berkat)
Tuliskan berkat yang Anda terima saat TAAT melakukan firman Tuhan.

Selasa, 4 Juni 2013
ANDA MENGHARGAI ALLAH
Roma 11:36-12:1-2

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Bagaimana Anda dapat menyatakan sikap yang menghargai Allah (Rom 11:36)? Dan apa kaitan menghargai Allah dengan diri Anda sendiri (Rom 12:1-2)?

Pengajaran:
Ketika Anda menghargai Allah itu bukan berarti Allah butuh dihargai. Allah sudah berharga, sempurna dalam keberhagaannya, dan tidak kurang atau lebih dalam keberhargaannya. Orang percaya dapat menghargai Allah dengan tujuan hidup hanya untuk kemuliaan Allah. Dan kemuliaan Allah dapat dinyatakan oleh orang percaya dengan mengaku segala sesuatu dari Dia, dikembangkan oleh kemampuan Tuhan tidak semata-mata kemampuan manusia, dan semua kebesaran diberikan kembali kepada Dia. Dengan demikian kemuliaan bagi Allah dinyatakan. Meskipun Allah mutlak menerima keberhargaan dari orang percaya itu bukan berarti tidak memberi keuntungkan bagi orang percaya. Memang Allah tidak menerima keberuntungan dari kemuliaan yang diberikan kepada Allah justru orang percayalah yang lebih beruntung. Kata “karena itu” menunjuk pada kaitan antara ayat sebelum dan sesudahnya. Jika ayat sebelumnya, semata-mata kemuliaan hanya bagi Allah, keuntungan orang percaya ada sebuah motivasi untuk hidup sesuai dengan kemuliaan yang diberikan kepada Allah. Motivasi untuk mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup, kudus, kudus, dan yang berkenan kepada Allah. Motivasi untuk tidak menjadi serupa dengan dunia ini. Motivasi untuk merubah pikiran. Bahkan yang lebih jauh, motivasi ini akan membuat orang percaya menjadi dewasa. Orang percaya yang dewasa secara rohani adalah orang percaya yang mengenal kehendak Allah dan yang mempunyai hidup yang diperkenan oleh Allah.

B3 (Berbuat)
Naikanlah sebuah pujian yang memberi kemuliaan kepada Tuhan.

B4 (Bersaksi)
Bagikan berkat pengajaran yang Anda terima dari kebenaran firman Tuhan kepada orang yang Anda temui.

B5 (Berkat)
Tuliskan berkat yang Anda terima saat TAAT melakukan firman Tuhan.


Rabu, 5 Juni 2013
ANDA MENGHARGAI ANDA SENDIRI
Gal 5:19-26

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Bagaimana Anda menghargai diri sendiri (sebutkan dua hal yang mesti Anda lakukan) sesuai dengan prinsip 5:24-25? Sebutkan perbuatan daging yang dimaksud dan Mengapa perbuatan daging adalah sikap hidup yang tidak menghargai diri sendiri?

Pengajaran:
Seorang yang tidak bisa menghargai dirinya sendiri bukan hanya menolak keberhargaan yang Allah berikan, lebih jauh tidak akan bisa bertumbuh secara rohani. Orang percaya yang tidak menghargai dirinya seperti Allah menghargainya adalah orang percaya yang membiarkan segala keinginan daging mencemarkan status kekudusan yang telah diterimanya saat percaya pada Yesus. Orang percaya seperti ini adalah seorang yang tidak mau dipimpin oleh Roh Kudus untuk taat pada Firman dan kehendak Tuhan, yang merupakan wujud hidup rohani yang dipenuhi oleh Roh. Terhadap pimpinan Tuhan saja ditolak bagaimana mungkin  dapat menerima masukan dan nasihat rohani dari orang lain buat hidupnya.  Hidupnya menjadi tidak berharga dan hancur bukan karena Tuhan tidak menghargainya, juga bukan karena tidak ada orang lain yang memberi nasihat namun karena kebebalan hatinya untuk taat pada Tuhan. Mungkinkah hal tersebut dapat dialami oleh orang percaya? Sangat mungkin, sebab jika tidak demikian Rasul Paulus, dibawah illuminasi Roh Kudus, tidak mungkin menulis bagian ini. Firman dari Gal 5:19-26 bukan untuk orang yang tidak percaya namun untuk orang percaya. Sekalipun ada peringatan namun ayat-ayat tersebut juga memberikan penghiburan. Seorang percaya yang menghargai hidupnya dengan memberi diri dipimpin oleh Roh Kudus maka orang percaya tersebut akan menerima buah-buah Roh Kudus yang cocok dengan keberhargaan hidupnya.

B3 (Berbuat)
Apakah dalam hidup Anda ada bagian Firman Tuhan yang paling Anda sukai untuk diterapkan dalam hidup Anda? Anda bisa menerima yang lain tetapi berjuang keras untuk menolak yang satu itu. Juga, terbukalah kepada nasihat orang lain buat kebaikan Anda.

B4 (Bersaksi)
Bagikan berkat pengajaran yang Anda terima dari kebenaran firman Tuhan kepada orang yang Anda temui.

B5 (Berkat)
Tuliskan berkat yang Anda terima saat TAAT melakukan firman Tuhan.


Kamis, 6 Juni 2013
ANDA MENGHARGAI ORANG YANG TERDEKAT
Efesus 5:33-6:4

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Bagaimana seorang istri menghargai suaminya? Bagaimana seorang suami seharusnya menghargai istrinya? Bagaimana seorang anak menghargai orang tuanya? Bagaimana seorang bapa menghargai anak-anaknya?

Pengajaran:
Orang yang paling dekat adalah orang yang ada dalam rumah tangganya. Itu berarti Istri, suami, ayah dan ibu, dan anak-anak. Keluarga sebenarnya adalah sekolah yang paling baik untuk bisa menghargai sesamanya. Jika seseorang gagal menjadi rohani di keluarganya maka sangat besar orang tersebut bisa menjadi orang yang gagal menghargai orang lain. Sekalipun ada beberapa orang yang bisa menghargai orang lain tanpa keberhasilan dalam keluarganya sendiri maka itu adalah bentuk kemunafikan. Dan yang menyatakan itu adalah orang-orang yang terdekat. Bagaimana tidak munafik, sementara seorang istri bisa menghormati seorang pemimpin di gereja namun merendahkan suaminya? Bagaimana mungkin tidak munafik, jika seorang suami begitu menghargai pelayanannya namun tidak menghargai istrinya? Bagaiamana mungkin tidak munafik, jika seorang anak yang respek pada guru di sekolah namun berontak dengan orang tuanya?Lebih jauh, seorang yang tidak bisa menghargai orang-orang yang terdekat di dalam keluarga maka orang-orang yang dekatnya akan kehilangan salah satu kasih karunia Allah yang membuat mereka dapat bertumbuh dalam keberhargaan. Mulailah menghargai orang yang ada di dalam keluarga dengan: Memberi pujian yang seharusnya, memberikan nasihat dan teguran yang tepat dan tidak berkelebihan, intinya yang dapat membuat mereka merasa dihargai. Biarkan orang yang terdekat Anda melihat Allah menghargai mereka lewat Anda.

B3 (Berbuat)
Ambil suatu komitmen untuk melakukan atau mengatakan sesuatu kepada orang terdekat yang menunjukan Anda menghargai mereka. Pikirkan juga hal-hal yang merendahkan mereka dan ambil tindakan untuk minta diampuni.

B4 (Bersaksi)
Bagikan berkat pengajaran yang Anda terima dari kebenaran firman Tuhan kepada orang yang Anda temui.

B5 (Berkat)
Tuliskan berkat yang Anda terima saat TAAT melakukan firman Tuhan.


Jumaat, 7 Juni 2013
ANDA MENGHARGAI ANAK-ANAK ANDA
Efesus 6:4

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Bagaimana orang tua bisa membangkitkan amarah, bukannya marah, dalam kehidupan anak?

Pengajaran:
Orang tua, khususnya para ayah, harus menghargai anak-anak mereka demi pertimbangan karakter dan masa depan mereka. Orang tua yang tidak menghargai anak-anaknya adalah orang tua yang membangkitkan “amarah” bukan “marah” dalam hati anak-ananya. “Amarah” adalah suatu ungkapan perasaan yang bersumber dari sebuah kebencian dan ketidak percayaan kepada orang tuanya, seperti yang ditulis oleh tafsiran Ende:
 jaitu mendjengkelkan hati mereka dengan hardikan pedih dan tindakan-tindakan kasar, hal mana mudah berakibat mereka kehilangan kepertjajaan kepada orang-tua dan mereka memberontak.”
Ketika seorang anak berbuat salah lalu membentaknya dengan perkataan yang merendahkan seperti, “bodoh kamu!”, “kamu tidak ada bedanya dengan babi”, dan perkataan kotor yang lainnya maka seorang anak akan terluka dan merasa dirinya tidak berharga. Bukan saja dengan perkataan yang kasar, namun “amarah” dalam diri seorang anak juga dapat muncul ketika orang tua memberi pukulan secara membabi buta atau memberikan penghukuman atas kesalahannya yang tidak sesuai dengan kaidah pendisiplinan yang benar. Dengan memukulnya sekuat tenaga, memukul pakai kayu atau besi, meninju kepalanya dan badannya, diikat di batang pohon, disekap berhari-hari dan tindakan-tindakan yang dapat disetarakan dengan penyiksaaan akan memunculkan kemarahan dalam anak. Itulah sebabnya Firman Tuhan mengingatkan orang tua agar tidak sembarangan menghukum anak.

B3 (Berbuat)
Pernahkah Anda sebagai orang tua memberikan hukuman diluar batas-batas kewajaran? Tanya kepada anak-anak Anda dengan hati yang lemah lembut. Jika anak mengakui ada maka perlu Anda untuk minta diampuni.

B4 (Bersaksi)
Bagikan berkat pengajaran yang Anda terima dari kebenaran firman Tuhan kepada orang yang Anda temui.

B5 (Berkat)
Tuliskan berkat yang Anda terima saat TAAT melakukan firman Tuhan.


Sabtu, 8 Juni 2013
ANDA MENGHARGAI BAWAHAN
Efesus 6:8-9

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Apa pengertian dari kalimat “akan menerima balasan dari Tuhan”, “jauhkanlah ancaman”, dan “Ia tidak memandang muka” ketika dikaitkan dengan bawahan?

Pengajaran:
Dalam rumah tangga kadang-kadang ada seorang pembantu yang bekerja di rumah tuannya. Firman Tuhan ini memberikan prinsip yang terbaik bagaimana seorang majikan dapat  menghargai pembantunya. Prinsip pertama adalah: memberikan penghargaan yang seharusnya diterima. Jika seorang majikan tidak memberikan atau menahan gaji yang seharusnya sebagai tanda balasan kepada usaha kerjanya yang baik maka akan terjadi perbudakan. Perbudakan dapat terjadi juga jika seorang majikan memberikan pekerjaan tanpa batasan waktu atau melebihi satuan waktu kerja yang seharusnya. Perbudakan adalah tindakan yang tidak pernah menghargai manusia, manusia sudah dianggap seperti binatang. Prinsip kedua adalah: baik hamba ataupun majikan keduanya sama di hadapan Tuhan. Istilah “Ia tidak memandang muka” mempunyai arti bahwa harga diri, martabat, dan posisi keduanya sama berharga di mata Tuhan. Prinsip ini dapat dilanggar ketika seorang majikan memaki-maki dengan kata-kata yang tidak sepantasnya bagi seorang menusia untuk menerimanya atau melakukan tindakan-tindakan yang dapat dikategorikan pelecehan seksual dan trauma mental (mengalami ketakutan dan trauma yang berkepanjangan).  Prinsip ketiga: biarlah para pembantu rumah tangga bekerja oleh karena didorong hati yang respek kepada majikannya dan bukan karena takut ancaman. Berikan pujian yang seharusnya atas usahanya, berikan nasihat yang jelas dan terarah ketika mereka berbuat salah, koreksi dengan bijak tanpa merendahkan pribadinya, dan berikan kesempatan untuk maju dalam ketrerampilan dan sekolahnya.

B3 (Berbuat)
Tentukan waktu untuk para pembantu bersama dengan keluarga melakukan acara kebersamaan (misnya: jalan-jalan ke mall, makan bersama, dll)

B4 (Bersaksi)
Bagikan berkat pengajaran yang Anda terima dari kebenaran firman Tuhan kepada orang yang Anda temui.

B5 (Berkat)
Tuliskan berkat yang Anda terima saat TAAT melakukan firman Tuhan.


Minggu, 9 Juni 2013
ANDA MENGHARGAI PERNIKAHAN ANDA
1 Tes 4:3-5

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Siapakah seseorang yang dapat dikategorkan sebagai seorang yang tidak menghargai dan menghargai pernikahannya?

Pengajaran:
Kudus itu indah. Setahun sekali Presiden memberikan anugerah adipura kepada kota yang dinilai bersih. Kota yang bersih dan ditata dengan baik pastilah merupakan kota yang nyaman untuk didiami. Beda halnya dengan kota yang jorok dan semrawut. Pasti kita tidak akan merasa betah tinggal di dalamnya. Secara terbatas kekudusan dapat digambarkan seperti kebersihan. Hanya kini kita bicara bukan tentang kebersihan secara fisik tetapi secara moral. Orang Kristen harus memiliki hidup nikah yang kudus (ayat 3,4). Seseorang yang menghargai kekudusasan pernikahannya dijelaskan dengan beberapa hal yang penting: Pertama, Kekritenan hanya mengakui pernikahan monogami bukan poligami atau poliyandri. Ketika seorang menikah dengan lebih dari satu pasangan maka itu dikategorikan sebagai hal yang tidak menghormatik kekudusan pernikahan. Kedua, bukan dikuasai hawa nafsu. Yang dimaksud hawa nafsu disini adalah gaya hidup orang kafir yang tidak mengenal Allah. Mereka adalah orang-orang yang terbiasan dengan pelacuran, mengeksploitasi seks demi kenikmatan, termasuk di dalamnya seperti pornografi dan perselingkuhan secara mental.

B3 (Berbuat)
Hafalkan 1 Tes 4:3. Doakan ayat ini agar Anda dimampukan untuk hidup kudus di hadapan Tuhan dan pasangan Anda.

B4 (Bersaksi)
Bagikan berkat pengajaran yang Anda terima dari kebenaran firman Tuhan kepada orang yang Anda temui.

B5 (Berkat)
Tuliskan berkat yang Anda terima saat TAAT melakukan firman Tuhan.


Top