Thursday, April 03, 2025

headlines

Slider[Style1]

  • Sumber: www.renunganhariankristen.com Roma 5:1-11. Ajaran mengenai ‘dibenarkan karena iman’ bukan hanya terkait dengan kehidupan kekal di su...

  • Kalau saya ke gereja, saya masih lebih suka bawa Alkitab yang bahasa indonesia Bukan bawa di handphone Walaupun di handphone kita ada Alkitab ...

  • Yakobus 5:13 “Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi!” Alkita...

  • Membangkitkan Generasi Ilahi 1 Samuel 2:17  Dengan demikian sangat besarlah dosa kedua orang muda itu di hadapan TUHAN, sebab mereka memandang ...

  • (Mazmur 22) Seringkali di dalam penyembahan, kita hanya menekankan sukacita dan pujian, tetapi mengabaikan dukacita dan ratapan. Padahal kehidupan...

Style2

Renungan

Style5

Events

Style4

Bahan Saat Teduh

Yakobus 5:13 “Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi!”

Alkitab itu sangat realistis. Dikatakan seperti ini 'Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa,' bukan menyanyi. Tuhan nggak suruh kita ketawa ketika kita sedang di dalam pergumulan. Tetapi, Tuhan juga tidak mau kita putus asa, terpuruk, lalu kecewa dengan keadaan, lalu kehilangan pengharapan. Masih ada doa. Ketika kita berdoa kepada Tuhan, sesuatu akan terjadi.

Dua kata yang paling berkuasa membuka pintu mujizat dalam kehidupan Anda, yaitu doakan saya. Jangan sungkan minta didoakan. Dua kata itu manjur sekali untuk membuat hidup kita diberkati. Jangan ragu, jangan merasa merepotkan orang lain. Baiklah kita saling mendoakan.

Doa ternyata bukan cuma kualitas. Kualitas itu penting, tetapi ada hal yang sama pentingnya yaitu kuantitas. Semakin banyak yang mendoakan, semakin hebat jawaban doa itu. Setiap orang pasti menerima jawaban. Alkitab juga mengatakan “kalau ada seorang yang bergembira, baiklah ia menyanyi! Nyanyi bukan untuk sok-sokan dilihat orang lain atau didengar orang lain, nyanyi adalah kepada Tuhan, itulah inti penyembahan. Tuhan melihat hati.

Mengapa terkadang kita merasa doa kita seakan-akan menguap di udara, tidak terdengar, kita tidak merasakan itu powerful atau ampuh? Karena masih ada perkara dosa yang belum diselesaikan. Kalau ada dosa yang membuat doa itu tidak bisa tembus awan-awan, membuat penyembahan hanya di permukaan lidah bibir kita saja.  Alkitab berkata “hendaklah kamu saling mengaku dosamu”. Tuhan mau supaya kita terbuka. Jika ada di dalam hati seseorang yang belum mengampuni, cepat ampuni. Segera bereskan. Dosa harus diselesaikan.

Banyaklah berdoa dan menyembah. Alkitab berkata, “doa orang benar bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya”. Jadi bukan cuma seberapa besar iman kita dan keyakinan kita akan doa kita, tapi apakah masih ada sesuatu yang mengganjal di hati. Kalau itu dibereskan, doa dipanjatkan dengan tulus, Tuhan tidak akan pernah mengabaikannya. Doa yang kita panjatkan akan sampai ke Tuhan tanpa halangan yang berarti.


Oleh: Philip Mantofa

GKBJ Taman Kencana

Gereja Kristen Baptist Jakarta Jemaat Taman Kencana
Perumahan Taman Kencana Blok A1 No 16
Cengkareng Jakarta Barat 11730
Telp: 021 555 2868 Fax: 021 555 2869
Email: gkbj.taman@gmail.com | gkbj_taken@yahoo.co.id
«
Next
Kesaksian Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Membaca Alkitab Setiap Hari.
»
Previous
Sekolah Minggu Goes To Pinisi Edutainment Park

No comments:

Post a Comment

Tuliskan komentar anda disini.