Slider[Style1]

Style2

Style5

Style4

Bahan Saat Teduh 5B | 17 Jun - 23 Jun 2013

Senin, 17 Juni 2013
TEMPAT LUKA
Kejadian 27:1-41

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Apa yang dilakukan Yakub dalam kisah ini dan bagaimana ia menipu ayahnya, Ishak, serta saudaranya, Esau? Apa akibatnya bagi Esau (ayat 34, 38, 41)?

Pengajaran:
Dalam kisah sedih ini, Yakubterhasut ibunya, Ribka,untuk dengan licik menipu ayahnya supaya mencuri berkat yang seharusnya merupakan hak dari Esau, saudaranya.Tentu saja perbuatannya ini menghancurkan hati Ishak, sang ayah, dan juga Esau. Perasaan dikhianati dalam diri Esau pun berubah menjadi dendam kesumat.Yakub yang ketakutan akhirnya melarikan diri.Keluarga ini tercerai berai sampai waktu yang cukup lama.

Keluarga bukan hanya tempat bertumbuhnya cinta tetapi juga tempat timbulnya luka.Sesama anggota keluarga berada dalam posisi yang paling mudah untuk saling melukai karena keluarga adalah tempat kita paling sering berkumpul dan berjumpa.Harapan kita atas keluarga juga seringkali besar sehingga perbuatan tidak menyenangkan dapat mengecewakan kita.Yang perlu kita miliki sekarang adalah suatu jiwa yang besar untuk hidup dalam sebuah keluarga.

B3 (Berbuat)
Sadarilah bahwa setiap anggota keluargamu memiliki kelemahan sama seperti dirimu juga! Doakanlah sesama anggota keluargamu.

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga


Selasa, 18 Juni 2013
MELEPASKAN DENDAM UNTUK MEMAAFKAN
Kejadian 32:6-12, 33:1-9

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Apa yang dilakukan Yakub untuk berjumpa Esau (32:7-12, 33:3)? Apa respon Esau ketika menemui Yakub (33:4)?

Pengajaran:
Walaupun sudah bertahun-tahun sejak peristiwa Yakub mengkhianati Esau, Yakub masih ketakutan untuk bertemu Esau.Ia khawatir bila Esau akan membalas dendam atas perbuatannya di masa lalu. Itu sebabnya, ketika Esau bermaksud menemui Yakub, ia pun memasang strategi. Saat ia berhadapan dengan Esau, ia sampai bersujud 7 kali ke tanah sebagai tanda menyerah.

Yang menarik adalah Esau malah berlari, memeluk, dan mencium Yakub.Ini adalah tindakan pengampunan yang luar biasa.Esau sesungguhnya memiliki alasan untuk menghancurkan Yakub.Namun, Esau ternyata sudah lebih dahulu melepaskan hak untuk membalas dendam tersebut.Ia memilih untuk mengampuni saudaranya. Memaafkan selalu dimulai dari kerelaan dan keseriusan untuk melepaskan semua emosi negatif dalam hati kita termasuk dendam. Tanpa langkah pertama ini, memaafkan tidak mungkin terjadi!

B3 (Berbuat)
Apakah Anda masih menyimpan dendam atau sakit hati atas anggota keluargamu? Ketahuilah, selama emasih memeliharanya dalam hatimu, Anda tidak akan pernah bisa memaafkan yang bersangkutan!

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga


Rabu, 19 Juni 2013
TIDAKLAH MEREMEHKAN DOSA
Yohanes 8:1-11

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Bagaimana Tuhan Yesus menjawab tantangan ahli Taurat dan orang Farisi atas hukuman terhadap perempuan berdosa (ayat 7-8)?Apa yang dilakukan Tuhan Yesus terhadap wanita itu (ayat 10-11)?

Pengajaran:
Sewaktuapartheid, kebijaksanaan rasis yang telah menyengsarakan dan bahkan membunuh banyak orang kulit hitam, di Afrika Selatan runtuh, banyak mantan polisi Afrika Selatan yang dulu terlibat kejahatan apartheid ditangkap. Waktu itu, Presiden Nelson Mandela dan Uskup Desmond Tutu melakukan gerakan pengampunan dan rekonsiliasi nasional. Semua pelaku kejahatan harus mengakui segala kejahatan mereka di depan umum lebih dahulubila mereka mau diampuni! Hal ini dilakukan untuk memutuskan rantai kekerasan saling balas dendam antara orang kulit hitam dan kulit putih.

Mengampuni seringkali disalahpahami sebagai tindakan meremehkan dosa. Kita harus membedakan antara mengampuni (forgiveness) dan sikap “cin cai” atas dosa (condone). Mengampuni dimungkinkan setelah kita dengan serius menyatakan dosa sebagai dosa.Sewaktu Tuhan Yesus mengampuni wanita pezinah ini, Dia tidak “cin cai” terhadap dosanya. Perhatikan, Tuhan Yesus tetap menganggap serius dosa yang dilakukan wanita ini.Itu sebabnya, Dia menyuruhnya untuk tidak berbuat dosa lagi (ayat 11). Namun, Dia akhirnya mengampuni sang wanita.

B3 (Berbuat)
Jangan mengabaikan dan menghaluskan dosa atau kesalahan orang lain terhadap dirimu. Nyatakan itu sebagai suatu dosa! Namun, belajarlah untuk mengampuni.

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga


Kamis, 20 Juni 2013
MENGAMPUNI SEBAGAI KARAKTER KRISTUS!
Lukas 23:32-37

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Apa yang Yesus ucapkan atas orang-orang yang telah menyalibkan Dia (ayat 34)? Apa arti ucapan tersebut? Mengapa Dia bisa melakukannya?

Pengajaran:
Ketika kita disakiti, sangatlah lumrah bila kita menuntut keadilan di mana orang yang telah menyakiti kita harus mengalami konsekuensi hukuman atas perbuatannya tersebut.Alangkah wajarnya jika Tuhan Yesus menuntut keadilan terhadap orang-orang yang telah menyalibkan Dia. Kita tahu, Dia sebenarnya tidaklah bersalah dan pantas untuk menanggung hukuman yang begitu kejam. Namun, Dia tidak meresponi kejahatan atas dirinya dengan keadilan melainkan dengan pengampunan!

Tuhan Yesus adalah pribadi yang penuh dengan kasih karunia.Salah satu buah teragung dan terjelas dari kasih karunia adalah pengampunan.Tidaklah heran, Tuhan Yesus kerap memberikan pengampunan kepada banyak orang yang berdosa.Ketika kita sulit mengampuni maka sesungguhnya kita tidak memiliki kasih karunia dalam hidup kita. Dan ketika kita tidak mempunyai kasih karunia maka kita jauh dari serupa dengan Kristus! Dia mau kita mengampuni karena Dia mau kita serupa dengan-Nya.

B3 (Berbuat)
Renungkan kembali bahwa tujuan mengampuni adalah ternyata supaya kita bisa menjadi lebih menyerupai Kristus! Berdoalah supaya Dia melimpahkan hatimu dengan kasih karunia yang memampukan Anda untuk mengampuni!
B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga


Jumat, 21 Juni 2013
MELIHAT DARI PERSPEKTIF ALLAH
Kejadian 50:15-21

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Mengapa saudara-saudara Yusuf ketakutan (ayat 15)?Apa tanggapan Yusuf terhadap ketakutan saudara-saudaranya (ayat 19-21)?

Pengajaran:
Ketika kita dilukai, seringkali fokus kita hanya pada bagaimana memberi pelajaran kepada orang yang telah melukai kita.Saat kita menonton film di mana tokoh yang baik dilukai atau dibunuh oleh penjahat, kita berharap sang penjahat mendapatkan balasan setimpal di akhir film. Saat penjahat tersebut tidak memperoleh ganjarannya maka kita merasa tidak puas dan menilainya sebagai film yang jelek.Sebaliknya, saat penjahat itu akhirnya dikalahkan atau dibunuh, kita pun lega dan senang.

Yusuf pernah dijual oleh saudara-saudaranya sendiri.Ia mengalami penderitaan begitu besar di tanah Mesir karena ulah mereka. Sampai akhirnya Tuhan mengangkat Yusuf dari lumpur penderitaan. Namun, saat Yusuf punya kesempatan untuk membalas semua kejahatan mereka, ia malah mengampuni mereka. Kuncinya adalah Yusuf melihat masa lalunya dari perspektif Allah yang berdaulat. Walaupun saudara-saudaranya telah menjerumuskannya, ia melihat tangan Tuhan yang bekerja dalam semuanya. Itu sebabnya, Yusuf tidak sampai kepahitan terhadap mereka. Yusuf melihat mereka hanyalah “alat” di tangan Tuhan!

B3 (Berbuat)
Berdoalah supaya Allah memberikan perspektif ilahi dalam dirimu untuk melihat semua peristiwa dan perlakuan yang buruk terhadap Anda selama ini!

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga


Sabtu, 22 Juni 2013
PENGAMPUNAN UNTUK MELAWAN IBLIS
2 Korintus 2:5-11


B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Apa nasihat Rasul Paulus bila kita berhadapan dengan orang yang menangisi dosanya (ayat 7-8)? Apa hubungan pengampunan dan pekerjaan iblis (ayat 11)?

Pengajaran:
Seorang pengkhotbah pernah berkata bahwa satu-satunya yang tertawa saat kita mengalami konflik atau perpecahan adalah iblis.Mengapa?Karena perpecahan di dalam keluarga sangatlah diharapkan oleh iblis.Keluarga yang berselisih dan saling membenci merupakan ladang yang subur bagi iblis menabur pekerjaannya yang lebih besar.

Hal ini disadari oleh Rasul Paulus.Itu sebabnya, ia mendorong supaya kita saling mengampuni dan menolong mereka yang telah mengakui dosanya. Kesedihan yang berlarut-larut dari orang yang telah bertobat akan membuat dia tidak bisa bangkit lagi dari dosanya itu. Ketika kita lalai mengampuni, iblis akan “mengambil keuntungan” dengan menciptakan konflik-konflik lain untuk memperburuk luka yang sudah ada. Bila kita tidak mengampuni, kita sebenarnya sedang mempersilakan iblis untuk menguasai keluarga kita.Itukah yang Anda inginkan?

B3 (Berbuat)
Lihatlah baik-baik aneka pekerjaan iblis dalam keluargamu selama tidak ada pengampunan di dalamnya! Mintalah kuasa Tuhan bekerja menyadarkan Anda dan anggota keluargamu lainnya untuk segera saling mengampuni.

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga


Minggu, 23 Juni 2013
PENGAMPUNAN ADALAH KERJA KERAS
Lukas 17:1-6

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Apakah pengampunan yang diharapkan Allah kita lakukan ada batasnya (ayat 4)?Mengapa pengampunan membutuhkan iman yang besar (ayat 5)?

Pengajaran:
Tuhan Yesus menasihati kita supaya bila seseorang melakukan kesalahan sebanyak 7 kali maka kita harus terus memberikan pengampunan.Angka 7 di sini adalah lambang kesempurnaan.Artinya, pengampunan kita kepada seseorang tidak ada batasnya.Itu sebabnya, para murid Tuhan Yesus begitu gentar mendengarkan nasihat-Nya.Mereka memohon pertolongan Tuhan untuk memampukan mereka melakukan perintah-Nya ini.

Pengampunan adalah perkara yang sukar. Apalagi berulang-ulang mengampuni orang yangsama atas kesalahan yang sama pula. Pengampunan merupakan kerja keras yang hanya dimungkinkan oleh kuasa Roh Tuhan dalam diri kita.Meskipun pengampunan adalah kerja keras, pengampunan bukanlah kerja yang sia-sia.Ketika kita mengampuni maka kita dilepaskan dari segala itikad dan perasaan negatif yang menggerogoti hidup kita sendiri.Pengampunan mendatangkan damai sejahtera dalam diri kita sebagai pengampun.Pengampunan sesungguhnya membebaskan dan membahagiakan diri kita sendiri lebih dahulu.

B3 (Berbuat)
Apakah masih ada anggota keluarga yang Anda belum ampuni?Mohonkanlah kekuatan dari Tuhan untuk Anda bisa mulai mengampuni!

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga


Bahan Saat Teduh 5B | 10 Jun - 16 Jun 2013

Senin, 10 Juni 2013
HELP ME….
Galatia 6:2

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
1.      Apa yang diperintahkan Tuhan kepada umat-Nya?
2.      Menurut Tuhan, siapakah yang dirancang menjadi penolong paling cocok untuk kita? (Kejadian 2:18)

Pengajaran:
Hidup ini keras, dunia kadang demikian kejam.Tantangan datang tanpa henti, dan kesulitan kadang tak kunjung usai.Tak heran setiap kita merasa kelelahan secara emosi, kekeringan secara rohani, dan tak berdaya lagi.Anda butuh orang yang mau mengerti kesulitan Anda, memahami pergumulan Anda, dan memberi Anda kelegaan.
Paulus menjelaskan bahwa Undang-Undang Kerajaan Allah adalah cara hidup saling bertolong-tolongan.  Inilah hukum Kristus untuk Anda dan saya.  Dan Tuhan merancang penolong yang paling baik adalah keluarga Anda: pasangan Anda, orangtua/anak Anda.  Mereka haruslah menjadi tempat pelarian saat dunia mencerca kita, tempat curhat saat dunia menyesakkan kita, tempat paling aman untuk menceritakan rahasia kehidupan kita.Sayangnya, banyak keluarga hari ini justru menjadi “momok” yang justru lebih berani mencerca dan menganiaya kita.  Sayang sekali…. 
Keluraga kita harus berubah…  kembali ke rancangan Allah sejak kekekalan… harus dipulihkan.  Sudah banyak orang yang menuntut Anda melakukan sesuatu, mengevaluasi dan menghakimi Anda dalam melakukan sesuatu, dan menghukum Anda atas sesuatu yang sudah Anda lakukan.Keluarga Anda haruslah menjadi orang yang meringankan beban Anda, yang memaklumi kesalahan dan kegagalan Anda, dan yang tetap setia menjadi penolong bagi Anda di sepanjang jalan kehidupan Anda.

B3 (Berbuat)
Cobalah untuk lebih mengerti situasi anggota keluarga Anda: pergumulannya saat ini, kekuatirannya, keinginannya, masa lalunya, temperamennya, kelemahannya. 
Carilah tahu seberapa banyakmereka telah menerima kesulitan dari lingkungan mereka, karena kelemahan yang mereka miliki ini.Cobalah mengerti perasaan mereka.
Temukanlah hal-hal dimana Anda bisa memberi kelegaan atas kehidupan mereka yang berat tersebut.

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga







Selasa, 11 Juni 2013
F-RESHNESS (memberi kesegaran)
Ratapan 1:16

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
1.      Apa yang menyebabkan Yeremia menangis dan mencucurkan air mata? (16a)
2.      Apa yang menyebabkan umat (anak-anakku) kebingungan? (16b)

Pengajaran:
Ratapan 1 mengisahkan keluhan nabi Yeremia melihat penindasan yang dialami umat Israel.Karena besarnya tekanan yang dialami umat Israel, mereka mengalami kebingungan, keputusasaan, dan kehilangan harapan.Dalam situasi semacam itu, Yeremia membutuhkan kehadiran orang yang bisa memberikan penghiburan dan dapat menyegarkan jiwanya yang dilanda kesesakan.
Anda pasti tahu dan menyadari bahwa setiap anggota keluarga Anda punya kesulitannya sendiri.Entahkah masalah pekerjaan/tugas yang menumpuk, tekanan teman-temannya, atau godaan atas iman dan karakternya.Anda pun pasti melihat kadang mereka masih kuat dan tetap tegar menanggungnya, namun tak jarang mereka sudah kewalahan bahkan kebingungan untuk bertahan menghadapinya.Itulah masa dimana mereka membutuhkan kehadiran seorang penghibur yang menyegarkan jiwa mereka.Sukacita itu menyegarkan tulang dan memberi kekuatan jiwa, sebaliknya kesedihan itu mengeringkan tulang dan mematahkan semangat (Amsal 15:13, 17:22).Betapa banyaknya orang yang tertekan akhirnya lari ke dunia gemerlap (alkohol, pesta-pora) atau dunia hiburan lainnya demi mendapatkan secuil kegembiraan.
Kita membutuhkan orang-orang seperti  onesiforus (2 Tim 1:16),  Stefanus, Fortunatus dan Akhaikus (I Kor 16:18) yang bisa memberi kesegaran pada sesama.  Naomi lebih beruntung karena orang yang memberi kesegaran jiwanya adalah anak mantunya sendiri (Rut 4:16).  Ya, bukankah sebaiknya  Anda yang memberikan FRESHNESS (kesegaran jiwa) pada keluarga Anda yang tengah berjuang.  Ini adalah pilihan, untuk mengeluh dan mengkritik atau menampung kesumpekan hatinya dan mengajaknya tenggelam dalam canda dan tawa … bersama Anda.

B3 (Berbuat)
Kapan Anda terakhir bercanda dan bergurau bersama anggota keluarga Anda?Lakukanlah hari ini juga.Mainkan permainan kecil, berbicaralah hal-hal yang menyenangkan, nikmatilah waktu malam ini dengan saling memberi kesegaran.

B4 (Bersaksi)
Ceritakan dengan antusias pengalaman Anda hari ini kepada PKS Anda, dan ceritakan nanti saat ada temu komsel.

B5 (Berkat)
Tuliskan perubahan sikap anggota keluarga Anda atas tindakan yang Anda lakukan hari ini.




Rabu, 12 Juni 2013
A-ssociate  (menjadi rekan sejawat)
Kejadian 2:18

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Apa yang diciptakan Tuhan untuk Anda? (18b)

Pengajaran:
Tuhan menciptakan PENOLONG untuk Anda, yakni orang-orang yang ada dalam keluarga Anda.Mereka bukan pencela, pengkritik, pengaiaya, penista – melainkan penolong.  Pun Anda bukanlah pencela, pengkritik, pengaiaya, penista – melainkan penolong bagi anggota keluarga Anda. 
Tahukah bahwa tiap orang membutuhkan penolong, yakni rekan sejawat.Seorang sahabat yang mengerti kesulitan yang dihadapi, yang memberi rasa aman untuk berbagi cerita, dan memberi kepercayaan dan dukungan dalam kegagalan dan kelemahan mereka.Seorang prajurit yang tertembak dalam perang tidak membutuhkan kritik karena gagal berlindung – namun membutuhkan permakluman dan topangan dari rekannya.
Untuk menjadi rekan sejawat yang menolong, pastikan Anda mengedepankan PENERIMAAN (understanding) daripada penghakiman, PERDAMAIAN  daripada permusuhan.  Kalau dunia memusuhi pasangan atau anak-anak Anda, pastikan Anda berdiri berpihak dengan mereka.Kalau dunia menggerus emosi mereka, pastikan Andalah pembawa damai bagi hati mereka.Jangan terlalu banyak keinginan untuk MENGUBAH pasangan Anda, namun sesuaikanlah diri Anda untuk menjadi partner terbaiknya.
Ingatlah, di dunia kerja Anda bisa beradaptasi begitu rupa dengan rekan kerja Anda yang sulit sekalipun.Masakan Anda tidak rela mengadaptasi diri untuk orang yang Anda cintai?

B3 (Berbuat)
Coba ingat kembali, apa yang menjadi respon Anda saat pasangan/anak-anak Anda menunjukkan kesalahan, kegagalan, dan kelemahan diri mereka?  Kritik, nasehat yang menjatuhkan, serangan kata-kata – atau permakluman, penerimaan, dan perdamaian.Pilihan ada di tangan Anda, dan pilihan Anda menentukan hubungan jangka panjang Anda bersama keluarga Anda.
Hari ini, usahakan untuk menjadi rekan sejawat yang terbaik bagi pasangan Anda.Tempat curhat ternyaman, pribadi yang hangat dan membawa suasana damai dan sejuk bagi dia.

B4 (Bersaksi)
Ceritakan dengan antusias pengalaman Anda hari ini kepada PKS Anda, dan ceritakan nanti saat ada temu komsel.

B5 (Berkat)
Tuliskan perubahan sikap anggota keluarga Anda atas tindakan yang Anda lakukan hari ini.




Kamis, 13 Juni 2013
M-EANING  (rasa berarti/berharga)
Kidung Agung 7:10

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
1.      Darimana Anda bisa menyimpulkan bahwa wanita itu merasa demikian berarti bagi kekasihnya?

Pengajaran:
Tiap orang butuh dihargai: dihargai pendapatnya, dihargai pengorbanannya, dihargai prestasi/keberhasilannya, dihargai penampilannya, dihargai kehadirannya.  Orang yang tidak merasa dihargai lagi akan kehilangan semangat untuk mendampingi dan berkarya.  Untuk apa berlelah kalau tak dihargai.  Untuk apa mendampingi kalau tak diapresiasi. 
Gadis Sulam punya pernyataan yang istimewa.Ia tahu dan sangat menyadari bahwa kehadirannya sangat berarti bagi Salomo.  Ia dirindukan Salomo, ia adalah milik kesayangan Salomo.  Kita tidak tahu kualitas apa saja yang dimiliki sang gadis Sulam ini, namun kitab Kidung Agung menjelaskan ia bukanlah wanita sempurna.  Kulitnya hitam, sehingga dicemooh teman-temannya.Ia bekerja di padang, jelas dari keluarga yang tidak ideal.  Masakan seorang wanita diminta menggembalakan.Adiknya mungkin lebih menarik dari dirinya.  Namun ia demikian berbahagia karena ada seorang pria yang menanggap dirinya sangat berarti – lebih dari orang lainnya.
Keluarga Anda pun ingin dianggap paling berarti bagi kehidupan Anda.Dalam segala kelemahannya, dapatkah Anda menghargai keberadaannya?Kembangkanlah sikap bersyukur atas dirinya, dan memberikan apresiasi (pujian dan penghargaan) atas tindakan dan pengorbanannya.Semua itu membuat pribadinya bertumbuh, dan relasi di tengah keluarga makin erat.

B3 (Berbuat)
Apakah pasangan Anda merasa dirinya istimewa di mata Anda?Apakah anak-anak/orangtua Anda merasa Anda sangat senang dengan kehadiran mereka?Bagi mereka, siapakah orang yang menganggap mereka sebagai hero, demikian dibutuhkan kehadirannya, demikian dirindukan keberadaannya.  Orang itu seharusnya adalah Anda!
Hari ini, berikan penghargaan, pujian, dan ucapan terima kasih karena dia mau mendampingi Anda, setia kepada Anda, menolong dan berkorban bagi Anda.Tunjukkan rasa syukur Anda atas dia dengan kata-kata, tindakan, maupun kedekatan.

B4 (Bersaksi)
Ceritakan dengan antusias pengalaman Anda hari ini kepada PKS Anda, dan ceritakan nanti saat ada temu komsel.

B5 (Berkat)
Tuliskan perubahan sikap anggota keluarga Anda atas tindakan yang Anda lakukan hari ini.


Jumat, 14 Juni 2013
I-NTIMACY  (kedekatan, kemesraan)
Kejadian 2:18

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Kondisi apa yang dikatakan Tuhan sebagai “tidak baik” itu?
            Catatan
terjemahan yang lebih tepat untuk ayat ini bukannya “seorang diri” yang diartikan tidak menikah, melainkan “hidup menyendiri” yakni tidak memiliki relasi/hubungan dengan sesama.

Pengajaran:
Allah menciptakan lembaga pernikahan untuk satu alasan sederhana:  tidak baik kalau manusia itu hidup menyendiri.  Makanya Allah menciptakan seorang yang sepadan (sesama, sama esensinya) dengan dia.  Keluarga diharapkan menjadi jawaban untuk kebutuhan hakiki manusia akan suatu hubungan.  Dan hubungan yang dicipta Allah untuk keluarga adalah hubungan yang sangat istimewa, yakni hubungan yang penuh keterbukaan (Kej 2:25)
Ironisnya, banyak pasangan hari ini saling mengasingkan pasangannya.Gara-gara kecewa sedikit, gara-gara jengkel sedikit – maka istri mendiamkan suaminya berhari-hari, dan suami pasang muka masam berlama-lama.Gara-gara tak dituruti keinginannya, banyak anak yang tak mau disapa orangtuanya.Tindakan seolah “tidak membutuhkan” ini menciderai kodrat sosial kita.Anda menjadi tidak normal, dan keluarga Anda pun menjadi tidak normal.Lebih parah lagi jika kemudian datang “orang ketiga” yang menawarkan kehangatan dan kedekatan.Hancurlah komitmen pernikahan.
Allah menginginkan suami menjadi jawaban bagi keintiman yang dibutuhkan istrinya, dan istri menjadi jawaban keintiman yang dibutuhkan suaminya.  Allah menginginkan orangtua menjadi jawaban bagi kebutuhan anak-anak akan kehangatan, dan anak-anak menjadi jawaban bagi kebutuhan orangtua akan kehangatan.Sangatlah penting untuk menciptakan suasana atau kebiasaan hubungan erat di antara suami istri, sebelum mereka menghadapi masalah di kemudian hari.

B3 (Berbuat)
Untuk Anda yang sudah menikah, apakah Anda sudah memberi kehangatan dan keintiman yang dibutuhkan pasangan Anda?
Untuk Anda yang belum menikah, apakah Anda membawa suasana hangat saat berada bersama orangtua Anda?
Tinggalkan keraguan, keengganan, dan gengsi Anda.Hari ini berikanlah kehangatan yang paling hangat kepada anggota keluarga Anda.

B4 (Bersaksi)
Ceritakan dengan antusias pengalaman Anda hari ini kepada PKS Anda, dan ceritakan nanti saat ada temu komsel.

B5 (Berkat)
Tuliskan perubahan sikap anggota keluarga Anda atas tindakan yang Anda lakukan hari ini.


Sabtu, 15 Juni 2013
L-OYALTY  (kesetiaan)
Maleakhi 2:15

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
1.      Menurut ayat ini, hal apakah yang dilarang Tuhan?  (15c)
2.      Apakah yang harus dilakukan agar menjaga ikatan kesatuan suami istri? (15b)

Pengajaran:
Dunia dipenuhi dengan orang-orang yang tidak setia.Situasi berubah, dan orang pun berubah.Atasan atau karyawan Anda berubah hati terhadap Anda.  Teman-teman datang dengan bermuka manis dan pergi dengan sebuah pengkhianatan.  Di zaman yang semacam ini, kita mendambakan pribadi yang tidak pernah berubah hatinya terhadap kita.Pribadi itu adalah Allah yang setia, dan dalam rancangan Allah adalah keluarga Anda.
Scott Haltzman, seorang psikiatris dan penulis buku The Secrets of Happy Families, mengatakan dengan penuh keyakinan: “Kita semua menikah dengan orang yang salah.”  Ya, tidak ada orang yang sempurna (the right person) untuk Anda.  Jika pun ada orang yang memenuhi semua kriteria Anda, percayalah suatu saat Anda pun tetap akan menyalahkan orang itu.  Maka cara untuk mempertahankan pernikahan Anda bukan dengan cari “orang yang benar” karena orang itu tak pernah akan anda temukan.  Cara satu-satunya untuk mempertahankan bahkan menciptakan pernikahan yang indah adalah: setialah pada orang yang “tampak” salah itu, dan bangunlah hubungan-hubungan yang benar bersama orang itu. semakin mengenal pasangan Anda, semakin membiarkan diri dikenal pasangan Anda – Anda akan semakin memiliki hubungan yang berkualitas dan indah.  Jangan permainkan perasaan pasangan Anda, jangan coba-coba bakar api cemburunya, jangan pula bermain-main dengan asmara murahan (teman tapi mesra, tebar pesona, dst). 
Jadilah setia untuk keluarga Anda, tunjukkan kesetiaan pada keluarga Anda, jagalah hati Anda agar jangan pernah berubah setia pada mereka.

B3 (Berbuat)
Untuk Anda yang sudah menikah, apakah Anda suka membangkitkan cemburu pasangan Anda?Apakah Anda suka mengutuki pernikahan Anda, menyalahkan diri atas pilihan Anda, atau menyalahkan pasangan Anda yang tidak seperti harapan Anda?Berhentilah sekarang juga, dan belajarlah untuk berlaku setia dan menghormati janji pernikahan Anda.
Untuk Anda yang belum menikah, apakah Anda suka membanding-bandingkan orangtua dan kondisi rumah Anda dengan kondisi keluarga teman-teman Anda?Anda kemudian menyalahkan nasib, mengungkapkan kekecewaan atas kondisi orangtua Anda, dan mulai tidak setia atas ikatan darah yang Anda miliki dengan memilih setia dengan teman bergaul Anda?Berhentilah sekarang juga, dan belajarlah untuk berlaku setia dan menghormati seisi rumah Anda.
Tunjukkan kesetiaan Anda atas seisi rumah dengan pernyataan langsung, baik melalui kata-kata lisan atau dengan tulisan tangan.

B4 (Bersaksi)
Ceritakan dengan antusias pengalaman Anda hari ini kepada PKS Anda, dan ceritakan nanti saat ada temu komsel.

B5 (Berkat)
Tuliskan perubahan sikap anggota keluarga Anda atas tindakan yang Anda lakukan hari ini.


Minggu, 16 Juni 2013
Y-EARNING  (sangat menginginkan, merindukan)
Matius 19:6

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Setelah menikah,ada berapa pribadi-kahyang ada dalam pernikahan itu?

Pengajaran:
Dirindukan adalah hal yang menyenangkan.Martin Luther pernah berkata, “Seorang istri
seharusnya membuat suaminya senang tatkala pulang ke rumah dan seorang suami
seharusnya membuat istrinya merasa sedih ketika melihatnya pergi.”   Artinya: jadilah istri yang selalu dirindukan sang suami, sehingga tatkala sang suami pergi hatinya tetap tertinggal di rumahnya.  Dan jadilah seorang suami yang begitu disayang istrinya, sehingga seolah istrinya tak rela untuk berpisah dengannya.
Namun hari ini banyak pernikah berjalan dengan sebaliknya.Banyak suami yang bepergian tak ingin segera pulang rumah, dan banyak istri merasa senang saat suaminya pergi meninggalkan rumah.  Hayoooo…  apakah Anda tengah tersenyum membenarkannya?? 
Tuhan Yesus menunjukkan esensi sebuah pernikahan (pun keluarga) sebagai sebuah kesatuan organis.Kalau dua kertas sudah disatukan dengan lem, maka tidak lah mungkin memisahkannya lagi tanpa merusak kertas-kertas tersebut.Kalau suami dan istri berjauhan, seharusnyalah merasa tidak nyaman dan saling merindukan untuk bersatu lagi.Saat bersatu, barulah rasa nyaman, lega, senang, bahagia.
Seminggu ini kita telah merenungkan sebuah akronim untuk pernikahan:  keluarga haruslah menjadi FAMILY yang sejati, yakni memberikan F-reshness, A-ssociate, M-eaning, I-ntimacy, L-oyaltu, dan Y-arning.Mari lakukan, dan nikmatilah janji Tuhan dalam dan bersama keluarga Anda.

B3 (Berbuat)
Apakah Anda dirindukan oleh keluarga Anda saat berjauhan dengan keluarga Anda?Apakah Anda merindukan orangtua/anak Anda?Apakah Anda merindukan suami/istri Anda?  Ingat, kerinduan Anda atas pasangan harus lebih besar dari kerinduan Anda akan anak-anak Anda! 
Hari ini, tunjukkan Anda rindu terus bersama pasangan Anda.

B4 (Bersaksi)
Bahaslah sekali lagi akronim FAMILY bersama keluarga Anda, dan buatlah komitmen baru untuk menjadi keluarga yang saling menyegarkan dan membawa kelegaan.

B5 (Berkat)
Tuliskan perubahan yang keluarga Anda alami sepanjang minggu ini.


Top