Slider[Style1]

Style2

Style5

Style4

Bahan Saat Teduh 5B | 08 Jul - 14 Jul 2013

Senin, 8 Juli 2013         
MUSA MENGHADAP FIRAUN 
Keluaran 5 : 1-2

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Sebutkan alasan mengapa Musa dan Harun menghadap Firaun? (ay.1)
Apa yang mendorong mereka berani meminta Firaun membebaskan bangsanya? (ay.2)

Pengajaran:
I) Musa dan Harun menghadap Firaun (5:1,3).
  1. Mereka memberitakan Firman Tuhan kepada Firaun (5:1,3).
  2. Ini jelas merupakan suatu pelayanan yang mengandung resiko tinggi (bdk. Yohanes Pembaptis menegur Herodes dalam Mat. 14:1-12).
  3. Kata-kata ini juga berarti: kalau engkau (Firaun) tidak mengijinkan kami pergi, Tuhan akan menghukum engkau!
  4. Menunjukan teguran / ancaman semacam ini kepada seorang raja kafir, jelas merupakan sesuatu yang berbahaya. Tetapi toh Musa dan Harun melakukan hal itu.
II) Reaksi Firaun (5:2,4-9).
1)   Ay 2. Macam-macam kemungkinan:
a)      Firaun memang tidak pernah mendengar nama YAHWEH (TUHAN) tersebut.
b)      Firaun tidak mengakui YAHWEH sebagai Allah.
c)      Firaun menganggap YAHWEH adalah Allahnya orang Israel sehingga ia tidak perlu tunduk kepada YAHWEH.
Yang manapun yang betul tidak terlalu jadi soal; yang jelas Firaun melarang orang Israel untuk pergi.

B3 (Berbuat)
Periksalah, apakah selama ini Anda termasuk orang yang berani menyatakan kebenaran kepada orang yang salah? Apakah Anda bersedia ditegur berdasarkan firman Tuhan? Terbukalah terhadap teguran yang membawa pada kebenaran.

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini.

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga.





Selasa, 9 Juli 2013       
SIAP MENDERITA DEMI KETAATAN
Keluaran 5 : 6-9

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Sebutkan alasan mengapa bangsa Israel semakin menderita? (ay.6)
Apa saja  yang dialami oleh bangsa Israel di tengah penderitaan yang mereka alami? (ay.7-9)

Pengajaran:
Ay 6-9.
a)   Firaun memperberat pekerjaan orang Israel.
b)   Firaun menuduh orang Israel malas  (ay 8,17).
Orang yang mau taat / ikut Tuhan memang sering dituduh macam-macam. Jadi jangan
heran kalau saudara mengalami hal semacam itu.
c)   Akibat reaksi Firaun itu   maka orang Israel makin hebat penderitaannya.
Saat berdoa dan lalu penderitaan justru bertambah, jangan cepat-cepat menganggap bahwa Tuhan tidak mempedulikan saudara / doa saudara. (bnd. Kel 2:23-25) Jangan sampai kita memiliki sikap salah dalam menghadapi kesukaran / kegagalan (5:20-23).
.

B3 (Berbuat)
Periksalah, apakah selama ini Anda termasuk orang siap mengalami tantangan saat menghadapi kesulitan? Apakah Anda tetap setia disaat menghadapi kesulitan itu? Siap sedialah, apa pun yang kita alami dalam kehidupan kita.

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini.

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga.











Rabu, 10 Juli 2013       
MUSA MEMINTA PENYERTAAN TUHAN DI GURUN  
Keluaran 33 : 15-17

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Mengapa Musa mencari penyertaan Tuhan di dalam setiap langkahnya? (ay.15) 
Apakah yang diminta oleh Musa dari Allah? (ay.16)
Apakah yang dijanjikan Allah kepada Musa (ay.17)

Pengajaran:
Allah berjanji bahwa Ia akan melindungi bangsa Israel dan akan memberikan negeri yang dijanjikan-Nya itu kepada mereka. Namun karena dosa mereka, Allah tidak lagi hadir secara khusus di antara mereka. Mereka semua sedih mendengar ancaman ini. Apa gunanya memperoleh Tanah Perjanjian tetapi kehilangan kehadiran Tuhan? Justru kehadiran Tuhan di tengah-tengah merekalah yang membedakan Israel dari bangsa lain (ayat 16).
Allah yang akrab. Allah menjauhkan diri dari bangsa Israel, namun "setiap orang yang mencari Tuhan" boleh pergi ke Kemah Pertemuan. Allah berbicara langsung dengan Musa "berhadapan muka", bukan melalui mimpi atau penglihatan. Tuhan mendengarkan doa Musa, bahkan Ia memperlihatkan "cahaya susulan" kemuliaan-Nya kepada Musa. Kita juga boleh masuk ke hadirat Tuhan melalui Tuhan Yesus. "Marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh" (Ibr. 10:22).

B3 (Berbuat)
Periksalah, apakah selama ini Anda termasuk orang yang selalu mencari pertolongan hanya dari Allah?  Apakah Anda bersedia meninggalkan “sandaran” kita yang lain selain Allah?  Bertekadlah untuk menyerahkan semua perkara hanya kepada Allah!

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini.

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga.










Kamis, 11 Juli 2013      
TUHAN SUMBER PERTOLONGAN
Keluaran 34: 5-7

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Siapakah yang seperti Allah kita? (ay.5)
Siapa yang dapat memberikan kasih yang melampaui kekuatan kita? (ay.7)

Pengajaran:
Musa harus pergi seorang diri dengan membawa dua loh batu baru. Tuhan mengulangi perintah-Nya supaya Musa kembali menghadap-Nya dan menerima lagi berbagai peraturan Taurat. Tidak boleh ada makhuk hidup apa pun yang mendekati Gunung Sinai sebab Tuhan akan menjumpai Musa di puncak gunung itu. Hal ini merupakan jawaban Tuhan bagi permohonan Musa, yang dilakukan-Nya sebagai peneguhan janji-Nya bagi Musa dan Israel. Sama seperti penampakan Tuhan di depan umat-Nya dalam bentuk tiang awan maka Ia pun melakukan hal yang sama saat bertemu dengan Musa (ay.5). Tuhan menyerukan nama-Nya dan menyatakan kasih-Nya bagi setiap orang yang menaati firman-Nya. Pada saat itu juga terjadi pengulangan jawaban yang sama yang pernah Ia berikan pada Musa. Seperti dua sisi mata uang, demikianlah keadilan dan kasih-Nya. Ia mengasihi setiap orang yang berbalik pada-Nya, namun Ia tetap menghukum semua orang yang melanggar hukum-Nya. Meski demikian, kasih Tuhan melampaui hukuman-Nya kepada umat-Nya.
Hanya orang-orang yang takut akan Tuhan yang mengerti arti hukuman Tuhan. Orang-orang seperti ini mengetahui bahwa hukuman Tuhan yang Ia berikan bagi mereka bukan untuk menghajar melainkan untuk mendidik umat-Nya. Peristiwa itu meneguhkan Musa akan penyertaan Tuhan atas umat-Nya, Israel yang telah Tuhan sudah lepaskan dari penjajahan Mesir. Musa menyadari dengan penuh bahwa tanpa Tuhan sendiri yang berpihak kepadanya dan umat-Nya, mereka tidak mungkin berhasil tiba di Tanah Perjanjian. Jika hal ini yang terjadi maka Israel akan menjadi cemoohan bangsa-bangsa yang mengenali mereka sebagai umat-Nya
                                                                
B3 (Berbuat)
Periksalah, apakah selama ini  kita pernah mengalami pertolongan Tuhan?  Apakah Anda bersedia hanya mencari perlindungan kepada Allah? Jangan mengandalkan manusia, namun andalkanlah Tuhan dalam setiap lakumu!

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini.

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga.


Jumat, 12 Juli 2013      
YANG TERBAIK UNTUK TUHAN
Keluaran 35 : 21-24

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Sebutkan apakah yang diperintahkan Allah kepada Musa? (ay.21)
Apakah yang menjadi komitmen Musa dan umat Israel? (ay.24)  

Pengajaran:
Bangsa Israel disuruh memberikan persembahan khusus dari harta benda mereka untuk mendirikan tempat beribadah yang indah. Persembahan tersebut berbagai rupa. Ada emas, perak, barang-barang perhiasan, kain, kulit binatang, rempah-rempah, dll. Pokoknya yang dipersembahkan kepada Tuhan harus yang terbaik sebab seluruh hidup dan milik mereka berasal dari kebaikan Tuhan saja. Para tukang pun diminta untuk menyumbangkan keahlian mereka demi kemuliaan Tuhan. Musa menyampaikan firman Tuhan kepada bangsa Israel, lalu mereka pulang ke tempat masing-masing. Ada kesempatan untuk merenungkan firman Tuhan dan memperhitungkan dulu apa yang mau mereka berikan. Tidak ada paksaan, tetapi setiap orang memberi dengan sukacita dan rela hati. Prinsip pemberian sukarela diungkapkan beberapa kali dalam perikop ini. Setiap orang memberi karena "terdorong hatinya", "tergerak hatinya" (ayat 21,26), "terdorong jiwanya" atau "hendak mempersembahkan persembahan khusus" (ayat 24). Namun jelas bahwa setiap orang Israel memberikan sesuatu. Persembahan bangsa Israel itu sedemikian banyaknya sehingga Musa harus menyuruh mereka berhenti, karena yang diberikan lebih banyak daripada yang dibutuhkan.
Sesungguhnya jika kita memberi persembahan, kitalah yang beroleh hak istimewa untuk tahu bersyukur kepada Tuhan dan menyadari bahwa Ia telah begitu baik menyediakan segala keperluan hidup kita. Persembahan adalah ungkapan dari pengakuan iman bahwa kita adalah milik Tuhan dan ungkapan dari kesediaan menjadi uluran tangan Tuhan bagi berbagai kebutuhan kita.


B3 (Berbuat)
Periksalah, apakah selama ini Anda termasuk orang yang telah mempersiapkan persembahan yang terbaik, saat akan beribadah? Apakah Anda bersedia berkomitmen untuk memberikan persembahan yang terbaik.?

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini.

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga.

Sabtu, 13 Juli 2013       
ANUGERAH DAN KARUNIA UNTUK MELAYANI
Keluaran 36: 3-5

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Sebutkan alasan mengapa bangsa Israel mau melayani Allah ? (ay.3)
Apa yang mendorong mereka rela melakukan semua ini? (ay.5)

Pengajaran:

Ada pendapat yang mengatakan bahwa pelayanan adalah sejenis pekerjaan yang rendah. Yang beranggapan seperti ini cenderung menolak untuk ikut dalam pelayanan Kristen. Pendapat kedua memandang pelayanan identik dengan status sosial. Kedua pandangan tersebut tidak tepat sama sekali dengan pandangan Alkitab. Bagaimana seharusnya kita menempatkan diri dalam pelayanan?
Pertama, setiap orang yang sudah mengalami anugerah Allah pasti memiliki dorongan untuk melayani (36:3-5). Umat Israel telah ditebus dari perbudakan Mesir. Mereka pernah mengecewakan Allah karena menyembah lembu emas. Namun, anugerah Allah sekali lagi mengampuni mereka. Kini mereka merespons belas kasih dan kemurahan Allah itu dengan mempersembahkan harta mereka untuk pembangunan kemah suci. Kedua, orang yang dipanggil untuk melayani Tuhan harus dikuduskan. Roh Kudus akan memperlengkapinya dengan karunia-karunia khusus atau menguduskan berbagai ketrampilan, bakat, dan hikmat untuk pelayanan-pelayanan tertentu (35:31-35). Bezaleel, Aholiab, dan sejumlah umat Israel telah diperlengkapi Allah untuk membangun kemah suci dan membuat segala perabotan di dalamnya. Allah juga memperlengkapi secara khusus Bezaleel dan Aholiab dengan karunia mengajar sehingga pelayanan ini bisa dikerjakan oleh lebih banyak orang.
Ada banyak bidang pelayanan yang perlu didukung oleh anak-anak Tuhan. Kita harus menggumuli serius panggilan kita dan memilih pelayanan yang sesuai dengan pimpinan-Nya.


B3 (Berbuat)
Periksalah, apakah selama ini Anda termasuk orang yang telah ambil bagian dalam pekerjaan Tuhan di gereja? Apakah Anda bersedia untuk terlibat juga dalam pelayanan yang di luar gereja, seperti melayani mereka yang tidak memperoleh perhatian?

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini.

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga.

Minggu, 14 Juli 2013   
MUSA MENDAPAT PERINTAH ALLAH
Keluaran 38:1-7

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Sebutkan apakah yang diperintahkan Allah kepada Musa untuk membangun kemah pertemuan? (ay.1)
Sebutkan benda-benda apa saja yang diperintahkan Allah untuk kemah pertemuan?

Pengajaran:
Allah memerintahkan Musa dan umatNya untuk membangun kemah suci. Pembangunan kemah suci  dan perabotan-perabotannya ternyata mengikuti pola tertentu. Mulai dari kemah suci secara keseluruhan, lalu masuk ke bagian paling dalam, yaitu ruang mahakudus dan tabut perjanjiannya, kemudian ruang kudus dan perabotan-perabotannya.  Mezbah kurban bakaran adalah tempat umat menghampiri Allah lewat imam dan ritual persembahan kurban. Salah satu fungsi persembahan kurban adalah pendamaian antara umat yang berdosa dengan Allah yang kudus. Hanya setelah mendapatkan pengampunan, umat layak menghampiri Allah dalam ucapan syukur dan doa yang diwakilkan oleh para imam di ruang kudus.
Bejana pembasuhan berfungsi untuk membersihkan tangan dan kaki para imam yang terkena percikan darah setelah mempersembahkan kurban bakaran. Bukan hanya umat, hamba Tuhan pun dalam menghampiri Allah harus bersih luar dalam. Hal menarik di pasal 38:8 adalah disebutnya para pelayan perempuan yang melayani di pintu kemah suci. Ini menunjukkan bahwa kaum perempuan juga dilibatkan dalam pelayanan kemah suci. Pelajaran yang bisa kita tarik dari perikop ini. Pertama, menghampiri Allah apalagi melayani Dia tidak boleh sembarangan, harus dalam kekudusan. Syukur kepada Allah, melalui Kristus kita didamaikan dengan Allah dan dilayakkan untuk melayani-Nya. Kedua, di dalam Kristus, tidak ada perbedaan.

B3 (Berbuat)
Periksalah, apakah selama ini Anda secara langsung ambil bagian dalam mendukung sarana ibadah kita? Apakah kita telah mempersiapkan diri secara sungguh agar layak dihadapan-Nya? Milikilah motivasi dan komitmen yang benar dalam pelayanan! 

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini.

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga.

Bahan Saat Teduh 5B | 01 Jul - 7 Jul 2013

Senin, 1 Juli 2013
RANCANGAN ALLAH ATAS KELUARGA
Kejadian 2:18

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Mengapa Tuhan menciptakan wanita dan merancangkan keluarga?
Mengapa manusia tidak baik kalau hidup seorang diri saja?

Pengajaran:
Firman Tuhan hari ini dengan jelas mengatakan bahwa tidaklah baik kalau manusia hidup seorang diri saja.Maka dari itu Tuhan menciptakan wanita dan inilah cikal bakal dari sebuah keluarga.Keluarga dirancang oleh Tuhan, agar manusia tidak hidup sendirian.Keluarga merupakan sebuah lambang dari hidup bersama.Itulah yang Tuhan inginkan dari sebuah keluarga, yaitu hidup bersama.Tetapi sayang sekali, banyak keluarga (bahkan keluarga Kristen) yang tidak hidup seperti ini. Mereka hidup sendiri, saling cuek, dan saling tidak memperhatikan satu sama lain. Ketika ini semua terjadi dalam suatu keluarga, maka manusia hidup di dalam ke abnormalan, karena Tuhan mengatakan bahwa tidaklah baik kalau setiap orang hidup sendirian saja.Kita harus mulai menyadari hal ini, jika ini terjadi dalam keluarga kita, maka tidaklah aneh kalau terjadi perpecahan dan keributan di dalam keluarga kita. Kita harus saling mempedulikan satu sama lain.

B3 (Berbuat)
Apakah keluarga Anda tergolong keluarga yang acuh, cuek, dan tidak saling memperhatikan?Apakah Anda sudah memperhatikan dan mempedulikan setiap orang yang ada dalam keluarga Anda?

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga


Selasa, 2 Juli 2013
PEDULI ATAS KESELAMATAN JIWA
Kisah Para Rasul 16:19-34

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Percayakah Anda akan janji Firman Tuhan yang Anda baca hari ini?
Apakah yang terjadi ketika ada seseorang yang percaya?

Pengajaran:
Percayakah Anda bahwa Tuhan juga akan menyelamatkan anggota keluarga  yang belum diselamatkan? Allah kita adalah Allah yang luar biasa. Ketika kita percaya, dia berjanji akan menyelamatkan keluarga kita. Dia bukan hanya peduli kepada kita, tetapi Ia juga peduli terhadap keluarga kita (seisi rumah kita). Teladan yang luar biasa yang Allah berikan kepada kita.Tetapi sayangnya banyak anak Tuhan yang lebih peduli terhadap kebutuhan jasmani, dari pada kebutuhan rohani dari anggota keluarganya.Inilah kebutuhan terbesar manusia, yaitu keselamatan.Sebagai orang yang telah ditebus kita haruslah peduli terhadap kebutuhan terbesar yang dibutuhkan oleh anggota keluarga kita yang belum diselamatkan.

B3 (Berbuat)
Sudahkah Anda melakukan sesuatu sebagai tanda kepedulian Anda terhadap anggota keluarga Anda yang belum diselamatkan? Pikirkanlah suatu tindakan konkret yang Anda akan lakukan sebagai tanda kepedulian kepada keselamatan jiwa dari anggota keluarga Anda yang belum mengenal Tuhan!

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga


Rabu, 3 Juli 2013
PEDULI ATAS KEBUTUHAN JASMANI
1 Samuel 17:12-22

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Apakah perintah Isai kepada Daud?Mengapa Isai memerintahkan hal demikian?
Bagaimanakah respon Daud kepada perintah Isai?

Pengajaran:
Ketika ketiga orang anaknya yang besar sedang berperang, Isai begitu memperhatikan mereka sehingga Isai meminta Daud untuk membawakan makanan untuk kakak-kakaknya yang sedang dalam medan pertempuran. Isai meminta Daud mengantarkan makanan dan memastikan bagaimana keadaan kakak-kakaknya di medan perang. Ini adalah bukti kepedulian orang tua kepada anaknya.Ini mungkin terlihat sebagai hal yang wajar.Tetapi ketika Isai menyuruh Daud melakukan hal ini, respon Daud sangatlah baik.Ia menunjukkan perhatiannya dalam ayat 20. Iabangun pagi-pagi dan menuruti semua perintah orang tuanya. Dalam bagian ini, kita dapat melihat dua hal yang penting.Yang pertama, adalah perhatian Isai terhadap anak-anaknya.Yang kedua, adalah respon Daud yang peduli terhadap kekhawatiran orang tuanya dan juga terhadap keadaan kakaknya yang sedang berperang.Bukan hanya memperhatikan kebutuhan rohani, tetapi kita juga harus memperhatikan kebutuhan jasmani dari keluarga kita.

B3 (Berbuat)
Apakah Anda mengetahui kebutuhan (jasmani) apa sajakah yang sedang dibutuhkan oleh anggota keluarga Anda? Sudahkah Anda mempedulikan dan memperhatikan setiap kebutuhan mereka? Jika belum, mulailah buat list kebutuhan apa sajakah yang Anda ketahui dari setiap anggota keluarga Anda dan berdoalah kepada Tuhan agar Tuhan memakai Anda untuk menjadi saluran berkat bagi anggota keluar Anda!

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga


Kamis, 4 Juli 2013
PEDULI = TIDAK MENINGGALKAN SENDIRIAN
Rut 1:1-22

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Apakah yang terjadi atas Naomi?Apakah yang dilakukan Naomi terhadap kedua menantunya?
Bagaimanakah respon kedua menantunya atas permintaan Naomi terhadap mereka?

Pengajaran:
Sebuah kemalangan yang dialami oleh keluarga ini.Naomi bermaksud baik untuk membiarkan kedua menantunya pulang ke tempat asalnya agar dapat menikah lagi.Naomi tidak ingin menyusahkan kedua menantunya.Tetapi Rut tetap ingin bersama Naomi. Rut tahu kalau tidak dengan dia, maka Naomi akan hidup seorang diri. Walaupun Naomi hanyalah mertua (bukan ibu kandungnya) tetapi Rut tetap mempedulikan Naomi.Inilah bukti kasih di dalam sebuah keluarga. Apapun yang terjadi di dalam keluarga kita harus tetap saling mempedulikan satu sama lain. Jika kita peduli, kita tidak akan membiarkan anggota keluarga kita kesepian seorang diri saja. Ini merupakan indikasi dari sebuah keluarga yang sehat.Apabila dalam keluarga kita ada seseorang yang kesepian hanya seorang diri saja, ini berarti kita masih kurang peduli kepada anggota keluarga kita. Ikutilah teladan Rut, walaupun ia harus berkorban untuk tetap hidup bersama dengan Naomi.

B3 (Berbuat)
Adakah anggota keluarga Anda yang hidup kesepian (seorang diri saja)? Inilah saatnya bagi Andauntuk memperlihatkan kepedulian dan perhatian Anda kepadanya!

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga


Jumat, 5 Juli 2013
PEDULI TERHADAP KONFLIK
Kejadian 25:24-34 & Kejadian 27:1-40

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Apakah yang terjadi antara Yakub dan Esau?
Apakah yang terjadi kalau masalah dalam keluarga dibiarkan terjadi?

Pengajaran:
Sejak dari mulanya, Ishak dan Ribka pilih kasih terhadap kedua anaknya.Ini berdampak hingga mereka dewasa dan terjadilah perebutan hak kesulungan dan berkat dari Ishak.Ini terjadi karena konflik yang dibiarkan sejak mulanya.Banyak keluarga menjadi hancur, karena semua orang bersikap acuh terhadap konflik yang terjadi. Setiap masalah yang dibiarkan tidak akan berakhir begitu saja dengan sendirinya. Setiap konflik harus diselesaikan dengan baik, agar tidak menghancurkan keluarga kita.Kita harus peduli terhadap setiap konflik yang terjadi dalam keluarga kita.Mungkin itu tidak terjadi pada diri kita sendiri, tetapi pada anggota keluarga kita yang saling bermusuhan.Kita harus memberikan perhatian dan kepedulian terhadap konflik tersebut.Jangan biarkan masalah dan konflik bersarang di tengah keluarga kita.

B3 (Berbuat)
Apakah Anda sedang dalam konflik atau masalah dengan anggota keluarga Anda yang lain? Jika ya, Berdoalah kepada Tuhan agar Tuhan memberikan hikmat kepada Anda agar Anda dapat menyelesaikannya secepat mungkin! Jangan acuh terhadap setiap konflik dan masalah yang terjadi!

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga
Sabtu, 6 Juli 2013
KASIH TERHADAP KELUARGA
1 Korintus 13:4-8

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Menurut Anda, apakah itu Kasih?
Dapatkah Anda mempraktekkannya bagi anggota keluarga Anda?

Pengajaran:
Firman Tuhan memberikan definisi yang jelas mengenai kasih.Mungkin kita termasuk orang percaya yang telah belajar tentang hal ini ratusan kali.Sudahkah Anda mempraktekkannya bagi anggota keluarga Anda?Sudahkah Anda sabar?Sudahkah Anda murah hati?Inilah yang dapat membuat sebuah keluarga menjadi keluarga yang kuat.Keluarga yang kuat adalah keluarga yang dibangun di atas dasar kasih.Kasih tidaklah berkesudahan.Banyak orang yang bercerai dan memutuskan hubungan persaudaraan mereka karena kasih tidaklah menjadi dasar bagi kehidupan keluarga mereka. Kasihlah yang akan membuat kita dapat tetap peduli, perhatian, dan tetap berkomitmen di dalam sebuah keluarga.

B3 (Berbuat)
Sudahkah Anda melakukan kasih dalam keluarga Anda? Mari ambillah waktu untuk berkumpuldengan keluarga Anda hari ini dan salinglah membangun di dalam kasih!

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga


Minggu, 7 Juli 2013
PEDULI WALAUPUN DISAKITI
Lukas 15:11-32

B1 (Berdoa)
Berdoalah dan mintalah kepada Tuhan agar kita dapat mengerti kebenaran-Nya.

B2 (Belajar)
Ketika si Bungsu telah pulang kembali:
Bagaimanakah respon bapa?
Bagaimanakah respon si Sulung?

Pengajaran:
Dalam perumpamaan ini, mengajarkan kita tentang kasih yang tanpa syarat yang telah diberikan Bapa kepada kita, anaknya yang hilang.Ini juga dapat dipraktekkan di dalam keluarga kita.Kita haruslah saling mengasihi tanpa syarat. Ini akan menciptakan rasa aman di dalam keluarga. Si Bungsu diterima oleh bapanya walaupun ia telah melakukan sebuah kesalahan yang besar. Tetapi berbeda dengan si Sulung dari si Bungsu yang memiliki kasih yang bersyarat.
           
Kasih yang tidak bersyarat adalah kasih yang menerima orang lain apa adanya. Seberapa besar pun kesalahan yang pernah dilakukan oleh anggota keluarga kita terhadap kita, mereka tetap berhak untuk dikasihi tanpa syarat.Inilah keluarga.Keluarga merupakan tempat dimana kita diterima tanpa syarat.Kalau terlalu banyak syarat yang ada dalam keluarga kita, maka ada sesuatu yang salah dengan keluarga kita.

B3 (Berbuat)
Sudahkah Anda mengasihi setiap orang dalam keluarga Anda tanpa syarat?

B4 (Bersaksi)
Ajaklah keluarga Anda untuk bersama membahas B3 hari ini

B5 (Berkat)
Tuliskan peneguhan yang Anda terima dari sharing Anda bersama keluarga
           


Top