Thursday, April 03, 2025

headlines

    10:18 PM D

Slider[Style1]

  • Sumber: www.renunganhariankristen.com Roma 5:1-11. Ajaran mengenai ‘dibenarkan karena iman’ bukan hanya terkait dengan kehidupan kekal di su...

  • Kalau saya ke gereja, saya masih lebih suka bawa Alkitab yang bahasa indonesia Bukan bawa di handphone Walaupun di handphone kita ada Alkitab ...

  • Yakobus 5:13 “Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa! Kalau ada seorang yang bergembira baiklah ia menyanyi!” Alkita...

  • Membangkitkan Generasi Ilahi 1 Samuel 2:17  Dengan demikian sangat besarlah dosa kedua orang muda itu di hadapan TUHAN, sebab mereka memandang ...

  • (Mazmur 22) Seringkali di dalam penyembahan, kita hanya menekankan sukacita dan pujian, tetapi mengabaikan dukacita dan ratapan. Padahal kehidupan...

Style2

Renungan

Style5

Events

Style4

Bahan Saat Teduh

Tuhan Memerlukannya

(Markus 11:1-11) Enam hari menjelang kematian-Nya, Tuhan Yesus masuk ke kota Yerusalem dengan disambut dan dielu-elukan layaknya seorang raja. Mengapa Tuhan Yesus memilih mengendarai seekor keledai, dan bukannya...

read more ?

Yudas Iskariot "Dekat Tapi Sesat"


(Matius 27:1-10)

Yudas Iskariot adalah orang yang sangat beruntung. Ada beberapa alasan, karena:
1. Dia dipilih secara pribadi oleh Tuhan Yesus untuk menjadi seorang rasul.
2. Dia hidup bersama Tuhan Yesus selama 3 tahun lebih.
3. Dia ditunjuk untuk menjadi bendahara.

Ada 2 teori mengenai pertanyaan: “Mengapa Yudas mengkhianati Yesus?”
Teori karena Yudas tamak (cinta uang)

Teori Yudas memiliki kepentingan “mesias politik”
Kemungkinan teori yang dapat diterima adalah teori mengenai kepentingan politik. Sesungguhnya yang menjadi akar dari dosa Yudas ialah Yudas memaksa Tuhan untuk melayani kepentingan atau agenda pribadi dia (domesticating God).

Ada perbedaan antara Petrus dan Yudas. Cara Yudas “menyelesaikan masalah”: Membiarkan dirinya dihancurkan oleh rasa bersalah dan lari dari tahta pengampunan Tuhan. Yudas akhirnya mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri.

PERTANYAAN MENDESAK bagi setiap kita:
1.) Apakah motivasi Saudara dalam mencintai Tuhan dan rajin beribadah?
Yudas dekat dengan Yesus selama 3 tahun lebih, tetapi Yudas memiliki motivasi dan “agenda pribadi” selama dia mengikut Yesus. Apakah kita benar-benar hanya mencintai pribadi-Nya ketika kita kita berkata bahwa kita mengasihi Dia?

2.) Apakah Saudara sudah di dalam keselamatan?
Jika dihadapkan pertanyaan, apakah Yudas diselamatkan? Jawabannya: Tidak! Namun, apakah artinya Yudas kehilangan keselamatannya? Jawabannya juga tidak! Mengapa? Karena seumur hidupnya ia tidak pernah menerima keselamatan dari Tuhan. Faktanya memang menunjukkan bahwa Yudas hidup bersama dengan Tuhan Yesus selama 3 tahun lebih. Ia bahkan melihat sendiri kuasa Tuhan Yesus dan mendengar sendiri pengajaran Tuhan Yesus. Namun, kedekatannya dengan Tuhan tidaklah otomatis memberikannya keselamatan. Ia mengikuti Tuhan Yesus secara fisik namun tidak secara hati. Yudas memang tidak pernah sungguh-sungguh berkomitmen mengikuti Tuhan Yesus sebagai murid yang sejati, walaupun secara lahiriah ia sibuk mengikuti dan menaati Tuhan Yesus. Keaktifan kita terlibat dalam hal rohani atau sudah lama menjadi orang Kristen bukanlah bukti utama bahwa kita murid Kristus yang sejati!

3.) Apakah Saudara memiliki pertobatan yang sejati?
Pertobatan yang sejati tidak cukup berhenti pada rasa bersalah, tetapi bagaimana mengambil keputusan untuk kembali kepada Bapa, itulah pertobatan yang sejati.

4.) Apakah Saudara “menjual” Tuhan Yesus demi hal lain dalam hidupmu? Pengertian “menjual” Tuhan Yesus, dapat diartikan kita rela mengorbankan atau menomorduakan Tuhan demi “sesuatu” atau hal lain. Hal itu bisa karir/ pekerjaan, nilai studi Anda, memilih jodoh/ pasangan, dsb.

Oleh: GI. Jimmy Setiawan

“Yakub: Si Cacing Yang Menjadi Pengirik Bukit”

(Yes 41:14-15) Yakub adalah seorang yg ulet luar biasa. Sejak lahir ia telah menunjukkan kekuatannya untuk mengubah nasib hidupnya (si bungsu yang mau jadi si sulung, dengan menarik...

read more ?

Salomo Si Bijak Yang Bodoh

(1 Raja-Raja 11:1-13) Alkitab menuliskan bahwa Salomo adalah Raja yang besar (1 Raja-raja 4:21-34; 6) Salomo besar dalam kekuasaan Salomo besar dalam kekayaan Salomo besar dalam kebijaksanaan Salomo...

read more ?

Bijak Soal Uang

“Jangan engkau tinggi hati, sehingga engkau melupakan TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir,…” (Ulangan 8:14) Segala hal yang kita perbuat di dalam hidup ini hendaknya...

read more ?

Yesus Dan Dunia Usaha (LUKAS 5:1-11)

Teks yang kita baca memberikan kepada kita tiga hal, bagaiman campur tangan Yesus dalam dunia pekerjaan dan bisnisnya anak-anak Tuhan. 1.) Yesus melihat... (Ay.2) Apa yang Yesus lihat?...

read more ?

Panduan Memasuki Masa Pra Paskah

Syalom, Sebentar lagi kita akan memasuki masa Pra Paskah (Lent) yang berlangsung selama 46 hari, dimulai dari tanggal 9 Maret sampai 23 April. Masa Pra Paskah adalah suatu...

read more ?

Sikap Atas Kekayaan (I Timotius 6:6-12, 17-19)

Gereja sering membuat pemisahan untuk tidak berbicara masalah keuangan di dalam gereja. Seolah-olah tabu untuk berbicara masalah keuangan. Padahal uang adalah hal yang riil dalam kehidupan orang percaya....

read more ?

Badan Pengurus GKBJ Pos Surabaya

Ketua: Yensen Sundoro Wakil Ketua: Candra Tanaya Ketua Departemen Administrasi: Arum Soesanti Wakil Ketua Departemen Administrasi: Pricilia Florentine Ketua Departemen Keuangan: Yeti Wakil Ketua Departemen Keuangan: Lili Sundoro...

read more ?