ReFocus, itu adalah tema retret pekerja GKBJ TAMAN KENCANA yang diadakan di hotel Yehezkiel,pada tanggal 16 - 18 agustus 2013, lembang bandung. Majelis memberikan kehormatan kepada Departemen Pembinaan untuk melaksanakan retret pekerja ini. Dengan antusias 104 peserta diberangkatkan dari Taman Kencana dengan 2 bus dan beberapa mobil, Retret ini bertujuan menyegarkan semangat pelayanan para pekerja, baik secara suasana, hubungan antar pekerja, maupun mengembalikan dedikasi pelayanan.
Hari ke dua jatuh pada tanggal 17 agustus, yakni hari kemerdekaan Indonesia. Maka acara dibuka dengan upacara bendera dan doa bagi bangsa. Charger hari kedua diberikan oleh Ibu Lily Efferin dari GKI ANugerah Bandung, sebanyak 2 sessi berturut-turut. Sessi pertama dengan tema “experiencing God” membahas pentingnya melibatkan Allah dalam kehidupan, baik saat dalam pergumulan (struggle), keberhasilan (sukses), rasa berarti (significance), dan keberserahan diri (surrender). Sessi berikutnya adalah “depend on God” yang membahas sulitnya manusia untuk berserah pada Tuhan, khususnya di area mengimani waktu Tuhan dan mengakui pengaturan Tuhan bagi hidup kita. Kedua sessi ini menggugah peserta untuk melihat tangan Tuhan yang bekerja membela, menghibur, dan mengangkat kehidupan umat sekaligus mengajak peserta lebih lagi mencari Tuhan dan membangun disiplin rohani.
Setelah makan siang, peserta diberi kesempatan free time untuk jalan-jalan di sekitar Lembang maupun beristirahat. Menjelang sore, saatnya outdoor game! Berbagai games dengan tingkat kesulitan yang berbeda dan seru disiapkan untuk mengocok tawa peserta dan melihat kekompakan dan kesungguhan mereka menyelesaikannya. Di akhir hari pdt. Hengky setiawan kembali merecharge para pekerja Kristus dengan tema “panggilan ilahi.” Sessi ini memberi kesempatan sharing kepada beberapa peserta dan juga sang pembicara mengenai 3 etos pelayanan: melayani karena…, melayani walaupun…., dan melayani sampai…..
Hari terakhir adalah hari Minggu. Maka sessi diberikan dalam format ibadah Minggu. Bp David N Purnomo yang mendapat kesempatan untuk melakukan charger di sessi ini. Dengan mengambil tema “BUSHI” dijelaskan di awal pentingnya jujur terhadap motivasi pelayanan. Selanjutnya ditunjukkan kekuatan gereja merupakan penjumlahan dari tenaga fulltimer dan tenaga volunteer. Itu sebabnya harus terjadi sinergi penjumlahan pada kedua komponen ini, dengan cara membangun kepercayaan. Kotbah ditutup dengan penjelasan bahwa semangat samurai (bushido) adalah melayani (shi) kaisar sampai mati. Sebagai pelayan Tuhan, tinggalkan segala beban yang begitu merintangi (krisis kepercayaan dsb) dan layanilah Kaisar segala kaisar dengan semangat yang tak pernah surut.
No comments: